Meski Musuh, Seekor Singa Liar Susui Anak Macan Tutul

Sabtu, 15 Juli 2017 - 00:15 WIB
Meski Musuh, Seekor...
Meski Musuh, Seekor Singa Liar Susui Anak Macan Tutul
A A A
JOHANNESBURG - Para ilmuwan terkejut melihat seekor singa betina liar di Tanzania menyusui anak macan tutul. Sebab, kedua spesies ganas ini terkenal bermusuhan sebagai penguasa rimba.

Pemandangan yang diabadikan seorang fotografer itu terjadi di Kawasan Konservasi Ngorongoro di Tanzania.

”Tidak ada kasus lain yang tercatat di mana seekor kucing besar di alam liar telah menyusui seekor anak dari spesies lain,” kata Luke Hunter, presiden Panthera, kelompok konservasi kucing liar, kepada Reuters dalam sebuah wawancara telepon, yang dilansir Sabtu (15/7/2017).

Singa betina, yang dikenal secara lokal sebagai "Nosikitok", dikenal di kalangan ilmuwan karena jadi objek pantauan KopeLion, sebuah LSM konservasi di Tanzania yang didukung oleh Panthera.

Foto-foto itu diambil pada hari Selasa. Hunter mengatakan bahwa sampai hari Kamis, Nosikitok telah kembali ke “harga diri”-nya dengan menjauh dari tempat dia merawat anak macan tutul atau leopard. ”Jadi kami tidak yakin apa yang sedang terjadi sekarang,” ujarnya.

”Mungkin saja induk macan tutul mendapatkannya dari tempat penitipan anak singa sementara, tapi kita tidak tahu,” imbuh Hunter.

Para ilmuwan bingung untuk menjelaskan kejadian tersebut. Bintik-bintik khas anak satwa itu sangat jelas bukan anak singa, tapi anak macan tutul.

Di penangkaran, predator dapat memiliki ikatan dengan spesies pemakan daging lainnya, namun di alam bebas, “sarung tangan” selalu mati saat mereka berkompetisi untuk mendapatkan mangsa.

Hunter mengatakan bahwa Nosikitok juga memiliki anak sendiri seusia dengan anak macan tutul, yang diperkirakan berumur tiga minggu. Hal itu bisa menjadi alasan mengapa singa betina itu menyusui anak macan tutul.

”Dia secara fisiologis prima untuk merawat bayi kucing, dan macan tutul kecil sesuai dengan kebutuhan, hampir persis dengan umur anak-anaknya sendiri dan secara fisik sangat mirip dengan mereka,” papar Hunter.
(mas)
Berita Terkait
Kenakan Celana Hitam...
Kenakan Celana Hitam Ketat, Legislator Perempuan Tanzania 'Diusir' dari Ruang Rapat
Temukan Batu Langka,...
Temukan Batu Langka, Warga Tanzania Jadi Miliarder Dadakan
Presiden Ini Sesumbar...
Presiden Ini Sesumbar Negaranya Bebas COVID-19 tapi Hilang 18 Hari lalu Meninggal
Presiden Tanzania: Persyaratan...
Presiden Tanzania: Persyaratan Utang China hanya Bisa Diterima oleh Pria Mabuk
Samia Suluhu Hassan...
Samia Suluhu Hassan Jadi Presiden Wanita Pertama Tanzania
Kambing dan Pepaya Dites...
Kambing dan Pepaya Dites Positif Corona, Alat Tes di Tanzania Rusak
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
37 menit yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
1 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
2 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
3 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
4 jam yang lalu
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved