Gadis Indonesia Dibeli untuk Dinikahi Paksa Militan ISIS

Selasa, 11 Juli 2017 - 17:17 WIB
Gadis Indonesia Dibeli...
Gadis Indonesia Dibeli untuk Dinikahi Paksa Militan ISIS
A A A
ANKARA - Seorang gadis remaja berusia 15 tahun asal Indonesia dilaporkan telah dibeli oleh militan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) untuk dinikahi paksa. Gadis itu dibeli dari orangtuanya di Istanbul.

Polisi anti-teror Turki meluncurkan investigasi terkait laporan kekerasan seksual terhadap gadis asal Indonesia tersebut. Mengutip laporan surat kabar Turki, Hurriyet, kasus itu terjadi di selatan Provinsi Adana.

Gadis berinisial RFR itu ditemukan di rumah seorang militan ISIS berusia 36 tahun yang diidentifikasi dengan inisial SY dalam operasi anti-teror. “Gadis itu dibeli dari orangtuanya di Istanbul oleh ‘jihadis’ untuk dinikahi,” tulis surat kabar Turki tersebut.

Laporan surat kabar edisi 10 Juli 2017 itu menyatakan bahwa tersangka militan ISIS yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap gadis asal Indonesia telah ditangkap. Tersangka sebelumnya dinyatakan buron.

Dalam interogasi yang dilakukan polisi, gadis itu berbohong tiga kali tentang namanya aslinya dengan tujuan untuk menyembunyikan identitasnya. Nama aslinya akan ditentukan dari catatan resmi otoritas terkait di Istanbul.

RFR telah dikirim ke kantor kejaksaan untuk memberikan kesaksian tentang kasus pelecehan seksual yang dilakukan militan ISIS.

Investigasi juga dilakukan untuk mengetahui apakah keluarganya terkait dengan ISIS atau tidak. RFR akan diekstradisi setelah prosedur selesai.

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Turki belum mengonfirmasi laporan media Ankara tersebut.

Dalam operasi anti-teror di Distrik Seyhan, Adana pada 22 Juni 2017, polisi menahan total 12 orang, termasuk dua anak.
Para tersangka mengaku merekrut militan dan mengirim makanan, uang dan pakaian kepada kelompok ISIS di sebuah rumah sel yang mereka dirikan di Suriah.

Para tersangka itu termasuk Mahmut Kılıçaslan, 34. Dia pernah menjadi pemberitaan utama pada tahun lalu setelah mengaku menjadi calon pembom bunuh diri di sebuah masjid. Kala itu, dia menunjukkan bom yang diikatkan ke perutnya, namun berhasil ditangani polisi.
(mas)
Berita Terkait
Turki Penjarakan Pengantin...
Turki Penjarakan Pengantin ISIS Pertama dari Australia
Turki Tangkap Pemimpin...
Turki Tangkap Pemimpin Baru ISIS
Turki Tahan Militan...
Turki Tahan Militan ISIS, Rencanakan Serangan Teroris di Istanbul
Selandia Baru akan Terima...
Selandia Baru akan Terima Kembali Warganya yang Diduga Gabung ISIS
Erdogan: Turki Tangkap...
Erdogan: Turki Tangkap Pemimpin Senior ISIS
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
21 menit yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
1 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
2 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
4 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved