Kapal Frigat Rusia Meluncur ke Perairan Suriah

Senin, 10 Juli 2017 - 01:51 WIB
Kapal Frigat Rusia Meluncur...
Kapal Frigat Rusia Meluncur ke Perairan Suriah
A A A
MOSKOW - Kapal frigat Angkatan Laut Rusia, Admiral Essen, memulai misinya ke perairan Suriah. Kapal yang dilengkapi dengan peluncur rudal itu telah meninggalkan kota Sevastopol, basis Armada Laut Hitam Rusia, untuk bergabung dengan kelompok kapal perang Rusia di perairan Suriah.

Menuru sumber di lembaga penegak hukum Crimea, awal kapal frigat tersebut akan melakukan operasi gabungan sebagai bagian dari kapal perang Rusia.

"Awak akan menjalani banyak pelatihan untuk menghalau serangan udara, serangan dari pantai dan air. Kru berada dalam peringatan tempur konstan dan juga senjata frigate dan sarana teknis," kata sumber tersebut seperti disadur dari Sputnik, Senin (10/7/2017).

Laporan sebelumnya mengungkapkan bahwa proyek rudal pemandu terbaru 11356 Admiral Essen telah bergabung dengan Armada Laut Hitam Rusia. Kapal ini telah menyelesaikan misi mengelilingi Eropa dan meluncurkan rudal jelajah dari Laut Mediterania timur terhadap posisi teroris ISIS di Suriah.

Setelah tiba di Sevastopol, kru diberi liburan singkat setelah misi.

Proyek 11356 frigat dipersenjatai dengan rudal jelajah Kalibr-NK dan sistem rudal permukaan ke udara tipe Shtil-1.

Kapal ini juga dilengkapi dengan senapan artileri otomatis 100mm A 190, peluncur anti-pesawat terbang, peluncur roket anti kapal selam dan torpedo.

Frigat Admiral Essen dirancang untuk perang anti kapal dan anti kapal selam di laut lepas, dan anti pesawat secara independen dan sebagai kapal pendamping. Dengan panjang 124,8 meter, kapal ini sebanding dengan kapal tanker seberat 3.620 ton.

Admiral Essen juga mempunyai satu helikopter Ka-28 atau Ka-31 di hanggar dan dilengkapi dengan radar deteksi Fregat-MAE-4k General serta radar target yang dirancang untuk mendeteksi target udara dan permukaan serta mengeluarkan data target langsung ke unit penembakan.
(ian)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
50 menit yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
1 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
2 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
3 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
4 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved