Riyadh Tolak Turki Bangun Pangkalan Militer di Saudi

Minggu, 18 Juni 2017 - 00:08 WIB
Riyadh Tolak Turki Bangun...
Riyadh Tolak Turki Bangun Pangkalan Militer di Saudi
A A A
RIYADH - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menolak tawaran dari Turki untuk membangun sebuah pangkalan militer di wilayah kerajaan tersebut. Tawaran dari Ankara itu sebelumnya disampaikan Presiden Recep Tayyip Erdogan kepada Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Penolakan itu dilaporkan di kantor berita SPA pada hari Sabtu (17/6/2017). Menurut laporan tersebut, Kerajaan Saudi tidak akan menyambut sebuah pangkalan militer Turki yang serupa dengan yang dibangun di negara tetangganya, Qatar. ”Karena angkatan bersenjata dan kemampuan militer Saudi berada pada tingkat yang terbaik,” tulis media pemerintah tersebut.

SPA, mengutip seorang pejabat Saudi yang tidak disebutkan namanya, mengatakan; ”Arab Saudi tidak dapat membiarkan Turki mendirikan pangkalan militer di wilayahnya."

Alih-alih menerima wilayahnya jadi pangkalan militer Turki, Saudi menegaskan bahwa militernya justru berpartisipasi di luar negeri, termasuk di pangkalan militer Incirlik, Turki. Pasukan Saudi di Incirlik ikut dalam perang melawan terorisme dan perlindungan keamanan serta stabilitas di kawasan.

Laporan media pemerintah Saudi ini muncul beberapa hari setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada penyiar RTP Portugal bahwa dia telah menawarkan diri untuk membangun sebuah pangkalan militer di Arab Saudi setelah Turki membangun fasilitas militernya di Qatar pada tahun 2014.

”Saya mengajukan tawaran yang sama kepada Raja Salman dan (saya) mengatakan bahwa jika sesuai, kami juga bisa mendirikan sebuah basis di Arab Saudi. Mereka (Saudi) mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkannya tapi sejak hari itu tidak ada (jawaban) yang datang lagi,” kata Erdogan.

Pekan lalu, parlemen Turki meloloskan sebuah undang-undang yang memungkinkan pengerahan pasukan ke pangkalan militer di Qatar.

Turki selama sepekan ini telah memimpin upaya untuk meredakan “perang diplomatik” di Teluk setelah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada 5 Juni 2017.

Empat negara itu menuduh Doha mendukung terorisme dan musuh utama mereka, Iran. Namun, Qatar membantah dan menganggap tuduhan itu tidak berdasar.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada hari Sabtu mengulangi perlunya menyelesaikan krisis sesegera mungkin dan mendesak negara-negara yang menuduh Qatar mendukung terorisme untuk segera memberikan bukti.

”Qatar ingin melihat itu, Kuwait, yang menengahi, menginginkan itu dan kita juga," katanya dalam sebuah pernyataan setelah mengadakan pembicaraan di Arab Saudi dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada hari Jumat.

Cavusoglu mengatakan bahwa sampai saat ini, empat negara Arab yang menuduh Qatar mendukung terorisme belum menyerahkan dokumen atau bukti kepada siapapun.
(mas)
Berita Terkait
Gara-gara Erdogan, Pejabat...
Gara-gara Erdogan, Pejabat Saudi Serukan Boikot Semua yang Ada di Turki
Alasan Politik, Arab...
Alasan Politik, Arab Saudi Tutup Sekolah Bahasa Turki
Arab Saudi Paksa Para...
Arab Saudi 'Paksa' Para Pengusaha Hentikan Investasi di Turki
Raja Salman dan Erdogan...
Raja Salman dan Erdogan Sepakat Atasi Beragam Masalah Lewat Dialog
Pangeran Turki bin Saud,...
Pangeran Turki bin Saud, Anggota Keluarga Kerajaan Saudi yang Tewas Dieksekusi
Profil Sultana binti...
Profil Sultana binti Turki, Istri Raja Salman yang Dikenal Filantropis
Berita Terkini
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
16 menit yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
41 menit yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
1 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
1 jam yang lalu
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
2 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved