Pasukan Khusus AS Bantu Filipina Perangi Sayap ISIS di Marawi

Sabtu, 10 Juni 2017 - 15:41 WIB
Pasukan Khusus AS Bantu...
Pasukan Khusus AS Bantu Filipina Perangi Sayap ISIS di Marawi
A A A
MANILA - Pasukan khusus Amerika Serikat (AS) dilaporkan ikut turun tangan memberi bantuan teknis kepada Filipina dalam memerangi kalompok Maute di Marawi. Bantuan itu untuk membantu Manila mengakhiri pengepungan kota yang dilakukan oleh kelompok sayap ISIS tersebut.

Meski demikian, militer Filipina menyatakan bantuan dari pasukan khusus AS tidak mencakup keterlibatan di lapangan.

Informasi soal bantuan pasukan khusus AS itu disampaikan Kedutaan Besar AS di Manila kepada Reuters. Menurut Kedubes AS, bantuan teknis itu sebagai jawaban atas permintaan pemerintah Filipina yang belum bisa membebaskan Marawi dari pendudukan ratusan milisi sayap ISIS sejak 23 Mei 2017.

“Mereka tidak bertempur, mereka hanya memberikan dukungan teknis,” kata juru bicara militer Filipina Letnan Kolonel Jo-Ar Herrera mengonfirmasi bantuan Washington, Sabtu (10/6/2017).

Meski pasukan khusus AS tak ikut bertempur, namun pesawat pengintai Orion P3 AS telah terbang di atas Kota Marawi pada hari Jumat. Pesawat mata-mata ini kerap diandalkan Washington dalam pengumpulan data intelijen terkait posisi musuh atau target.

Bantuan militer AS datang setelah Washington dan Manila terlibat ketegangan selama berbulan-bulan. Ketegangan dipicu oleh sikap keras Presiden Rodrigo Duterte yang ingin mengusir AS dari negaranya.

Pengerahan pasukan khusus Washington ke Filipina bukan sekali ini terjadi. Pada tahun 2002, pasukan khusus AS pernah dikerahkan ke Mindanao untuk melatih dan memberi nasihat kepada unit-unit militer Filipina yang memerangi gerilyawan Abu Sayyaf.
(mas)
Berita Terkait
Perbarui Sumpah Lindungi...
Perbarui 'Sumpah' Lindungi Filipina, AS Serahkan Rudal dan Bom
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Mengapa AS dan Aliansinya...
Mengapa AS dan Aliansinya Gagal Membendung Kebangkitan ISIS di Timur Tengah?
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
58 menit yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
4 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
6 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
8 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved