Khamenei Kecam Saudi dan AS karena Bentuk Aliansi Baru Musuhi Iran

Senin, 05 Juni 2017 - 09:11 WIB
Khamenei Kecam Saudi...
Khamenei Kecam Saudi dan AS karena Bentuk Aliansi Baru Musuhi Iran
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengecam Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi karena membentuk aliansi baru untuk memusuhi Iran. Menurutnya, usaha AS dan Saudi tidak akan membuahkan hasil.

Pembentukan aliansi baru itu muncul saat Presiden AS Donald Trump berkunjung ke Riyadh beberapa waktu lalu. Aliansi baru ini beranggotakan negara-negara Arab dengan Riyadh sebagai pusat operasi yang mereka namanya sebagai operasi kontra-terorisme.

Trump telah menunjuk Iran sebagai sumber dana utama dan pendukung utama kelompok militan. Tuduhan itu muncul dua hari setelah pemilihan presiden Iran, di mana Hassan Rouhani kembali terpilih sebagai presiden untuk periode kedua.

Selama kunjungan Trump ke Riyadh, AS berhasil membuat kesepakatan penjualan senjata dengan Arab Saudi senilai USD110 miliar atau sekitar Rp1.328 triliun. Riyadh hingga kini tercatat sebagai saingan utama Iran.

Khamenei menyebut kunjungan Trump ke Riyadh tersebut sebagai tampilan yang kurang ajar.

”Presiden AS berdiri di samping para pemimpin suku dan melakukan tarian pedang, namun mengkritik sebuah pemilu Iran dengan 40 juta suara,” kata Khamenei dalam sebuah pidato yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi pemerintah Iran, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (5/6/2017).

”Bahkan dengan suap multi-miliar dolar ke Amerika, Saudi tidak dapat mencapai tujuan mereka di kawasan ini,” katanya.

Khamenei menuduh Washington memiliki standar ganda. Sebab, kata Khamenei, AS menutup mata terhadap pembunuhan orang-orang Yaman di masjid, jalan dan rumah mereka, sambil mengklaim mempromosikan hak asasi manusia di seluruh dunia.

Arab Saudi merupakan pemimpin koalisi Arab yang memerangi kelompok pemberontak Houthi di Yaman. Saudi menuding Houthi merupakan sekutu Iran di Yaman.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Saudi Nilai Negara Teluk...
Saudi Nilai Negara Teluk Harus Dilibatkan Dalam Pembicaraan AS-Iran
Saudi dan AS Dorong...
Saudi dan AS Dorong Perpanjangan Embargo Senjata PBB pada Iran
AS Sita Persenjataan...
AS Sita Persenjataan Asal Iran Terkait Serangan ke Saudi
Bos CIA: AS Dibutakan...
Bos CIA: AS Dibutakan Kesepakatan Arab Saudi dan Iran
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
33 menit yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
2 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
3 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
4 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved