Kabinet Jepang Loloskan RUU Kaisar Akihito Turun Takhta

Jum'at, 19 Mei 2017 - 17:13 WIB
Kabinet Jepang Loloskan...
Kabinet Jepang Loloskan RUU Kaisar Akihito Turun Takhta
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang menyetujui undang-undang yang akan mengizinkan Kaisar Akihito untuk melepaskan takhta Krisan. Ini adalah sebuah langkah yang akan membuat Akihito menjadi kaisar pertama yang turun takhta setelah lebih dari dua abad.

Kaisar Akihito diperkirakan akan turun tahta pada bulan Desember 2018. Saat itu, dia akan berusia 85 untuk mendukung putra tertuanya, Putra Mahkota Naruhito, naik takhta seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (19/5/2017).

Raja Jepang terakhir yang meninggalkan takhta adalah Kaisar Kokaku, yang mengundurkan diri pada tahun 1817.

Keputusan Kaisar Akihito pada awalnya disambut penolakan di beberapa tempat. Mengantisipasi perlawanan dari kaum konservatif yang menginginkan ia tetap berkuasa hingga ia meninggal, Akihito lantas membuat pengumuman kepada publik di televisi tentang keinginannya untuk turun takhta.

Kaisar Akihito sempat menjalani operasi untuk kanker prostat pada tahun 2003. Ia sempat dirawat di rumah sakit pada akhir tahun 2008 karena nyeri dada, denyut nadi tidak teratur, tekanan darah tinggi dan pendarahan internal.

Dokternya saat itu menyebut penyebab buruknya kesehatan kaisar adalah stres yang dipicu pertanyaan mengenai masa depan keluarga kekaisaran Jepang.

Monarki terpanjang di dunia, yang mengklaim dapat melacak silsilahnya 2.000 tahun lalu hingga ke dewi matahari legendaris Amaterasu, kehilangan ahli waris laki-laki. Sementara perdebatan tentang mengubah undang-undang untuk mengizinkan seorang wanita sekali lagi mengambil takhta telah terhambat oleh kaum konservatif yang menganggap gagasan tersebut tidak dapat diterima.

Konservatif keberatan jika kaisar mengundurkan diri. Kelompok ini beralasan akan mengurangi posisi sistem kekaisaran. Selain, hal ini juga menciptakan preseden berbahaya bagi generasi keluarga kekaisaran di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kaisar Akihito telah mengurangi penampilan di hadapan publik, namun telah tampak semakin lemah. Pernyataan publik tentang keinginannya untuk turun segera mendapat dukungan dari sebagian besar orang Jepang, yang masih menghormati seorang pria yang mengambil alih posisi tersebut setelah kematian ayahnya sendiri, Kaisar Hirohito, pada bulan Januari 1989.

Pemerintah Jepang secara efektif dipaksa untuk membuat revisi terhadap ketentuan Undang-undang Rumah Tangga Kekaisaran seperti yang ditetapkan pada tahun 1889 untuk mengizinkan Kaisar Akihito untuk turun takhta. Dalam pengumumannya, pemerintah Jepang menyatakan memahami dan simpati untuk keprihatinan mendalam atas apa yang disampaikan oleh Kaisar Akihito dalam pidatonya di televisi tentang tidak dapat melaksanakan tugas resminya.

Perundang-undangan tersebut telah disusun, bagaimanapun, sebagai keputusan untuk satu kali dan tidak akan berlaku untuk kaisar masa depan.

Putra Mahkota Naruhito, 57, belajar di Merton College, Oxford, dan akan menjadi kaisar ke 126 Jepang. Dia tidak memiliki ahli waris laki-laki.
(ian)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
34 menit yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
1 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
2 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
6 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
7 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved