Trump Sebut Perang Besar dengan Korut Bisa Terjadi

Jum'at, 28 April 2017 - 22:53 WIB
Trump Sebut Perang Besar...
Trump Sebut Perang Besar dengan Korut Bisa Terjadi
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan perang besar dengan Korea Utara (Korut) mungkin terjadi dalam kebuntuan mengenai program nuklir dan misilnya. Meski begitu, ia lebih memilih hasil dari sebuah diplomatik terhadap perselisihan tersebut.

"Ada kemungkinan kita bisa mengalami konflik besar dengan Korut. Tentu," kata Trump kepada Reuters, Jumat (28/4/2017), dalam sebuah wawancara di Oval Office jelang 100 hari kepemimpinannya.

Meskipun demikian, Trump mengatakan bahwa dia ingin menyelesaikan secara damai sebuah krisis yang telah mengacaukan beberapa mantan presiden AS. Jalur diplomasi adalah sebuah jalur yang ditekankan oleh pemerintahan Trump dengan menyiapkan berbagai sanksi ekonomi baru sementara tidak mengambil opsi militer.

"Kami ingin memecahkan masalah secara diplomatis tapi sangat sulit," katanya.

Trump mengatakan Korut adalah tantangan global terbesarnya. Ia lantas memberikan pujian pada Presiden China Xi Jinping atas bantuan China dalam usaha mengendalikan Pyongyang. Kedua pemimpin tersebut bertemu di Florida awal bulan ini.

"Saya percaya dia berusaha keras, dia pasti tidak ingin melihat kekacauan dan kematian Dia tidak ingin melihatnya, dia orang yang baik Dia orang yang sangat baik dan saya mengenalnya dengan baik," aku Trump.

"Dengan mengatakan bahwa dia mencintai China dan dia mencintai orang-orang China, saya tahu dia ingin melakukan sesuatu, mungkin mungkin dia tidak bisa melakukannya," kata Trump.

Trump berbicara hanya sehari setelah dia dan penasihat keamanan nasionalnya memberi penjelasan kepada anggota parlemen AS mengenai ancaman Korut. Pemerintahan Trump sebelumnya telah mengumumkan bahwa Korut adalah ancaman keamanan nasional yang mendesak dan prioritas utama kebijakan luar negeri.

Dikatakan bahwa pihaknya berfokus pada tekanan ekonomi dan diplomatik, termasuk kerja sama dengan China dalam menangani tetangga dan sekutunya yang menantang, dan tetap terbuka untuk negosiasi.

Pejabat AS mengatakan serangan militer tetap menjadi pilihan namun mengecilkan prospek, meskipun pemerintah telah mengirim sebuah kapal induk dan sebuah kapal selam bertenaga nuklir ke wilayah tersebut dalam sebuah demonstrasi.

Setiap aksi langsung militer AS akan menanggung risiko pembalasan besar-besaran dari Korut, dan korban jiwa besar di Jepang dan Korea Selatan serta pasukan AS di kedua negara.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye di Bandara Regional Hickory Carolina Utara
Pakar: Janji Trump Capai...
Pakar: Janji Trump Capai Kesepakatan dengan Korut Jika Kembali Terpilih Sulit Tercapai
Trump: Rusia, China,...
Trump: Rusia, China, dan Korea Utara Berkonspirasi Melawan AS
Eks Penasihat Trump:...
Eks Penasihat Trump: Korea Utara Sekarang Lebih Berbahaya
Trump: Bergaul dengan...
Trump: Bergaul dengan Rusia dan Korea Utara Bukan Sesuatu yang Buruk
Berita Terkini
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
15 menit yang lalu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
49 menit yang lalu
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
1 jam yang lalu
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
2 jam yang lalu
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
3 jam yang lalu
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
5 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved