Duta Besar RI Untuk Ukraina Sampaikan Surat Kepercayaan

Jum'at, 28 April 2017 - 20:48 WIB
Duta Besar RI Untuk...
Duta Besar RI Untuk Ukraina Sampaikan Surat Kepercayaan
A A A
KIEV - Duta Besar Indonesia untuk Ukraina, Armenia, dan Georgia Yuddy Chrisnandi dilaporkan telah menyerahkan salinan surat kepercayaan kepada pemerintah Ukraina. Yudi menyerahkan surat tersebut kepada Deputi Kementerian Luar Negeri Ukraina Sergiy Kyslytsya yang mewakili pemerintah Ukraina.
Dengan diberikannya penyerahan Surat Kepercayaan tersebut menjadi tanda dimulainya tugas diplomasi Yuddy sebagai Duta Besar di tiga negara tersebut.
Menurut keterangan Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Kiev, Usai prosesi penyerahan surat itu, Yuddy menyampaikan ucapan terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan oleh Ukraina kepada Indonesia selama ini, dan atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik.
Yudi mengatakan untuk semakin mempererat kerja sama antara kedua negara dalam berbagai bidang, dirinya akan meningkatkan kunjungan pejabat tinggi Indonesia ke Ukraina pada masa jabatannya, termasuk untuk merealisasikan kunjungan Presiden RI ke Ukraina.
Untuk mendukung hal tersebut, Yudi berharap agar penyerahan surat kepercayaan asli kepada Presiden Ukraina Petro Poroshenko dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Dia kemudian menyatakan komiten untuk membawa lebih banyak pengusaha- pengusaha Indonesia ke Ukraina untuk memanfaatkan potensi ekonomi yang besar dari kedua negara.
“Saya menyampaikan hal-hal yang umum seperti arahan presiden Jokowi kepada semua Dubes saat akan berangkat bertugas. Yang paling penting saya menyampaikan kepada seluruh staf saya dan juga otoritas pemerintah Ukraina, bahwa tugas pokok saya dan seluruh staf di KBRI adalah melindungi segenap warga Indonesia yang berada di wilayah Ukraina. Itu tugas sangat pokok yang selalu saya tekankan pada seluruh staf KBRI," ucap Yudi, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Jumat (28/4).
Dirinya turut menyampaikan komitmen terhadap perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri, khususya di wilayah kerja dia.
"Tidak boleh ada satu pun warga kita yang terlantar di negeri orang, ini amanat undang-undang. Sedangkan yang lain saya berharap dapat kepemimpinan saya akan ada peningkatan kerja sama ekonomi di kedua belah negara. Fokus saya yang kedua itu," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
28 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
51 menit yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
1 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved