Harga Sistem Rudal THAAD AS Rp13,3 T, Korsel Mustahil Membayar

Jum'at, 28 April 2017 - 14:44 WIB
Harga Sistem Rudal THAAD...
Harga Sistem Rudal THAAD AS Rp13,3 T, Korsel Mustahil Membayar
A A A
SEOUL - Presiden Donald Trump ingin Seoul membayar sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang dipasang di wilayah Korea Selatan (Korsel) seharga USD1 miliar atau sekitar Rp13,3 triliun. Namun, seorang penasihat calon presiden Korsel Moon Jae-in mengatakan bahwa negaranya mustahil untuk membayarnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, Presiden Trump ingin agar pemerintah Korsel membayar biaya perlindungan kepada AS.

”Bahkan jika kita membeli THAAD, operasi utamanya akan berada di tangan AS,” kata penasihat kebijakan luar negeri Moon, Kim Ki-jung.

”Jadi membeli itu akan menjadi pilihan yang tidak mungkin. Itu topik kami saat kami mempertimbangkan pilihan,” lanjut Kim yang juga profesor di Universitas Yonsei di Seoul, yang dilansir Jumat (28/4/2017).

Moon merupakan capres unggulan Korsel, di mana dia saat ini unggul dalam jajak pendapat menjelang pemilihan presiden pada 9 Mei mendatang. Pemilu itu untuk mencari presiden pengganti Park Geun-hye yang dimakzulkan atas skandal korupsi.

Di era Presiden Park, Korsel sepakat dengan Washington untuk penyebaran sistem rudal THAAD. Juru bicara Moon, Lee Ji-soo, mengatakan bahwa capres Moon tidak berkomentar atas permintaan bayaran yang dilontarkan Presiden AS.

Komandan Komando Pasifik AS Laksamana Harry Harris mengatakan bahwa sistem rudal canggih Washington itu akan beroperasi dalam beberapa hari ini. Namun, sistem pemasangan sistem rudal THAAD itu telah ditentang China dan Rusia dengan alasan menjadi ancaman bagi keamanan wilayah mereka.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
1 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
2 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
8 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
9 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved