Mengenal al-Dahab, Teroris AS yang Dipuji Osama bin Laden

Sabtu, 22 April 2017 - 02:55 WIB
Mengenal al-Dahab, Teroris...
Mengenal al-Dahab, Teroris AS yang Dipuji Osama bin Laden
A A A
WASHINGTON - Khaled Abu al-Dahab, warga Amerika Serikat (AS) yang jadi terdakwa kasus terorisme menjadi sorotan media-media internasional. Pemerintah AS telah mencabut kewarganegaraan pria kelahiran Mesir yang aksinya dipuji pendiri al-Qaeda, Osama bin Laden, tersebut.

Al-Dahab yang dikenal sebagai sosok teroris AS merekrut para anggota al-Qaeda saat tinggal di California selama 12 tahun. Mantan salesman mobil di Silicon Valley ini menjalani hukuman 15 tahun penjara karena kasus terorisme di Mesir.

Departemen Kehakiman AS menyatakan, Khaled Abu al-Dahab, 57, kehilangan status kewarganegaraannya dan hak-hak yang terkait. Pencabutan kewarganegaraan al-Dahab oleh Pemerintah AS ini atas perintah Hakim Beryl A. Howell dari Pengadilan Distrik Distrik Columbia, AS.

Al-Dahab ditangkap dan dihukum karena tuduhan terlibat terorisme di Mesir pada tahun 1998. Dia mengaku sebagai anggota Jihad Islam Mesir (EIJ), afiliasi al-Qaeda.

Dia juga mengaku menjalankan ”pusat komunikasi al-Qaeda” dari apartemennya di Santa Clara, California dan merekrut orang-orang Amerika untuk bergabung dengan kelompok teroris tersebut. Aksinya itu mendapat pujian dari Osama bin Laden.

”Departemen Kehakiman berkomitmen untuk melindungi keamanan nasional negara kita dan secara agresif akan mengejar denaturalisasi teroris yang diketahui atau dicurigai,” kata Jaksa Agung Jeff Sessions yang mengomentari pencabutan kewarganegaraan al-Dahab.

”Ketika kami mengidentifikasi individu yang terkait dengan organisasi teroris asing yang mendapatkan kewarganegaraan AS, kami akan memulai proses denaturalisasi—apakah Anda tinggal di sini atau di luar negeri—dan memastikan Anda ditolak masuk ke AS,” lanjut Sessions, seperti dilansir Russia Today, Sabtu (22/4/2017).

Al-Dahab menjadi warga negara AS pada bulan Februari 1997. Pada tahun berikutnya, dia ditangkap di Mesir, diadili dan dihukum 15 tahun penjara atas tuduhan terlibat terorisme.

Dalam sebuah pengakuan kepada FBI, al-Dahab mengatakan, Osama bin Laden sangat ingin merekrut warga negara Amerika yang berasal dari Timur Tengah. Menurutnya, pendiri al-Qaeda yang telah dibunuh pasukan khusus Navy SEAL itu secara pribadi mengucapkan selamat kepadanya atas usahanya dalam mengejar tujuan tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Profil Ayman al-Zawahiri,...
Profil Ayman al-Zawahiri, dari Dokter Bedah Mata di Kairo hingga Pimpin Al Qaeda
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
Jenderal Mark Milley:...
Jenderal Mark Milley: Al-Qaeda Dapat Mengancam AS dalam Setahun
Janji Ceraikan Al-Qaeda,...
Janji 'Ceraikan' Al-Qaeda, Taliban Ternyata Masih Berhubungan Mesra
AS Kembali Wanti-wanti...
AS Kembali Wanti-wanti Soal Kebangkitan Al-Qaeda Pasca Penarikan Pasukan Asing
Berita Terkini
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
28 menit yang lalu
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
1 jam yang lalu
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
1 jam yang lalu
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
2 jam yang lalu
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
3 jam yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved