Erdogan Klaim Menangkan Referendum

Senin, 17 April 2017 - 05:03 WIB
Erdogan Klaim Menangkan...
Erdogan Klaim Menangkan Referendum
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengklaim telah memenangkan referendum. Kemenangan ini memberikannya kekuatan yang besar dalam politik Turki modern.

Erdogan mengatakan 25 juta orang telah mendukung usulan untuk menggantikan sistem parlementer Turki dengan sistem presidensial. Sebanyak 51,5 persen memberikan suara 'Ya' untuk merubah sistem pemerintahan.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik, kita mengubah sistem pemerintahan kita melalui politik sipil. Itulah mengapa sangat signifikan," kata Erdogan, mengacu pada kudeta militer yang dirusak politik Turki selama beberapa dekade seperti dikutip dari Reuters, Senin (17/4/2017).

Erdogan sendiri selamat dari upaya kudeta yang gagal pada Juli lalu dan menanggapinya dengan tindakan yang keras. Sebanyak 47 ribu orang ditahan dan 120 ribu lainnya dipecat atau dibekukan dari pekerjaan mereka.

Setelah referendum, Erdogan pun kembali mengulangi niatnya untuk meninjau kembali penangguhan hukuman mati. Langkah ini hampir pastik akan mengakhiri proses aksesi Ankara ke dalam Uni Eropa.

"Saya akan segera membahas masalah ini dengan Perdana Menteri Binali Yildirim dan Pemimpin Partai Devlet Bahceli," kata Erdogan. Jika proposal tersebut diajukan, dia akan langsung menyetujuinya, sembari menambahkan ia juga bisa melakukan referendum lain terkait hal tersebut.

Sebelumnya, oposisi Turki menuding jika penghitungan suara referendum telah dimanipulasi. "Ada manipulasi hasil. Menurut pengamatan kami, lawan dengan sistem presidensial menang. Kami menerima hasil tersebut dari berbagai provinsi. Mari kita lindungi pilihan kami," kata wakil ketua Partai Rakyat Republik (CHP), Erdal Aksunger.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
32 menit yang lalu
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
1 jam yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
2 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
3 jam yang lalu
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
11 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
12 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved