Serangan AS Hancurkan Sarana Senjata Kimia Suriah

Minggu, 09 April 2017 - 09:50 WIB
Serangan AS Hancurkan...
Serangan AS Hancurkan Sarana Senjata Kimia Suriah
A A A
COLOGNE - Petinggi Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), Laksamana Michelle Howard mengatakan, serangan rudal Washington terhadap sebuah pangkalan udara di Suriah telah menghancurkan sarana senjata kimia di pangkalan tersebut. Ia juga mengatakan militer AS tetap siap untuk melaksanakan serangan lebih lanjut jika diperlukan.

Howard mengatakan AS memutuskan untuk meluncurkan serangan setelah PBB gagal mengeluarkan resolusi yang mengutuk serangan senjata kimia mematikan di Idlib. Serangan tersebut menewaskan sejumlah orang di wilayah yang dikuasai pejuang Suriah, Khan Sheikhoun.

"Kami melakukan serangan terhadap lapangan udara yang merupakan sarana meluncurkan bahan kimia ke udara. Mereka berarti sudah tidak ada sekarang," kata Howard dalam sebuah wawancara selama acara pertahanan rudal di Cologne.

"Kami melihat penyalahgunaan senjata kimia dan berkata 'Ok, kita perlu mengirim pesan yang sangat jelas,'" imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (9/4/2017).

Ditanya tentang rencana militer AS untuk bagaimana menangani setiap potensi serangan lebih lanjut, Howard mengatakan militer siap untuk merespon jika pilihan sipil lainnya gagal.

"Biarkan pimpinan sipil bekerja memutuskan apa pilihan mereka, jika pilihan lain tidak berjalan dengan baik, maka itu umumnya militer yang akan diminta untuk melakukan sesuatu," jelasnya.

Howard menolak untuk memberikan rincian tentang jalur tembakan dari rudal, atau penilaian militer AS atas kerusakan yang disebabkan. Tetapi ia yakin serangan telah mencapai target yang diinginkan.

"Tujuannya adalah untuk menghantam lapangan terbang dan untuk menghilangkan sarana pengiriman senjata kimia. Saya merasa itu tercapai," tegasnya.

Rudal jelajah yang diluncurkan oleh dua kapal di kawasan Eropa, USS Porter dan USS Ross, berkoordinasi dengan Pusat Komando AS, yang bertanggung jawab untuk Timur Tengah.

Howard memuji tindakan cepat diambil oleh komandan dan awak dua kapal dalam menanggapi penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah. Howard mengatakan integrasi serangan itu "sempurna" dan menunjukkan kemampuan Angkatan Laut AS untuk proyek kekuatan di seluruh dunia.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
43 menit yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
1 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
2 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
3 jam yang lalu
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
4 jam yang lalu
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved