Suu Kyi Sebut Kekerasan di Rakhine Adalah Muslim Bunuh Muslim

Kamis, 06 April 2017 - 16:43 WIB
Suu Kyi Sebut Kekerasan...
Suu Kyi Sebut Kekerasan di Rakhine Adalah Muslim Bunuh Muslim
A A A
YANGON - Pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, membantah telah terjadi pembersihan etnis Rohingya di negara bagian Rakhine. Sebaliknya, Suu Kyi menyatakan bahwa kekerasan yang terjadi di daerah itu adalah konflik sesama Muslim.

"Saya kira ada banyak permusuhan di sana, di mana Muslim juga membunuh Muslim, jika mereka berpikir mereka bekerja sama dengan pihak berwenang," kata Suu Kyi seperti dikutip dari BBC, Kamis (6/4/2017).

"Ini bukan hanya soal pembersihan etnis seperti yang dikatakan. Itu adalah masalah orang-orang di sisi yang berbeda, dan perbedaan ini kami berusaha untuk menutupnya," imbuhnya.

Karenanya, Suu Kyi menyatakan, istilah pembersihan etnis terlalu keras untuk menggambarkan apa yang terjadi di negara bagian Rakhine.

"Saya tidak berpikir ada pembersihan etnis yang terjadi. Saya pikir pembersihan etnis terlalu keras untuk digunakan sebagai ekspresi atas apa yang terjadi," ujarnya.

Puluhan ribu etnis Rohingya tinggal di kamp-kamp pengungsi setelah mengungsi akibat kekerasan komunal pada 2012. Dalam beberapa bulan terakhir, sekitar 70.000 telah melarikan diri ke Bangladesh untuk menghindari operasi militer pemerintah di Rakhine. Operasi militer diluncurkan setelah sembilan polisi tewas dalam sebuah serangan kelompok pemberontak.

PBB bulan lalu mengumumkan untuk melakukan penyelidikan atas dugaan militer telah tanpa pandang bulu menargetkan Rohingya selama operasi. Militer Myanmar dituduh telah melakukan pemerkosaan, pembunuhan dan penyiksaan. Namun pemerintah Myanmar telah membantah ini.
(ian)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
21 menit yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
1 jam yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
2 jam yang lalu
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
10 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
11 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved