Marah, Duterte Pecat Menterinya yang Dituduh Korupsi

Selasa, 04 April 2017 - 10:07 WIB
Marah, Duterte Pecat...
Marah, Duterte Pecat Menterinya yang Dituduh Korupsi
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte dilaporkan marah dan memecat seorang menterinya atas tuduhan korupsi. Presiden yang terkenal mengumpat kasar ini mengaku sudah kehilangan kepercayaan terhadap menteri tersebut.

Presiden Filipina yang berkuasa sejak 10 bulan yang lalu ini telah komitmen memerangi narkoba, kejahatan dan korupsi untuk menumbuhkan perekonomian negara. Dia telah memecat puluhan birokrat, dua pejabat imigrasi senior dan mantan juru bicara kampanyennya dari jabatannya karena tersandung kasus korupsi.

”Duterte menyingkirkan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pemerintah Daerah, Ismael Sueno, (Duterte) kehilangan kepercayaan dan keyakinan,” kata juru bicara kepresidenan Ernesto Abella dalam sebuah pernyataan.

Abella mengatakan, pemecatan menteri ini menjadi peringatan bagi semua pejabat yang ditunjuk presiden.

Duterte dijadwalkan membuat pengumuman pada akhir rapat kabinet pada Senin malam, terkait pemecatan menteri yang dituduh korupsi.

”Menteri itu pada kenyataannya telah berperan dalam meyakinkan presiden untuk kesuksesan pemilu, pemilihan, tapi ini tidak menghalangi presiden mengejar isu-isu seperti korupsi,” ujar Abella, seperti dikutip Reuters, Selasa (4/4/2017).

Menteri Kehakiman Filipina Vitaliano Aguirre dalam sebuah wawancara membenarkan pemecetan terhadap Menteri Sueno dari kabinet. Tapi, dia tidak memberikan alasan keputusan Presiden Duterte tersebut.

Pada bulan Februari, Sueno membantu menyelenggarakan rapat umum pro-Duterte, di mana lebih dari 200.000 orang hadir. Massa yang dikumpulkan itu untuk melawan protes terkait tuduhan pembunuhan ekstra-yudisial dalam perang melawan narkoba di Filipina.

Tuduhan korupsi ini mencuat seiriang dengan rumor akuisisi sebuah ladang sebagai properti Sueno. Namun, dia membantah bersalah dan bersikeras properti itu milik saudaranya.

Sueno adalah menteri kedua yang diterdepak dari Kabinet Filipina. Sebelumnya, parlemen Filipina menolak penunjukan Perfecto Yasay sebagai Menteri Luar Negeri karena masalah status kewarganegaraannya.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
29 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved