Azan Dibuat Remix Dugem, Kelab Malam di Tunisia Ditutup

Selasa, 04 April 2017 - 09:24 WIB
Azan Dibuat Remix Dugem,...
Azan Dibuat Remix Dugem, Kelab Malam di Tunisia Ditutup
A A A
TUNIS - Otoritas di Tunisia menutup sebuah kelab malam setelah dua disc jockey (DJ) menggubah azan dalam bentuk musik remix untuk para clubbers berpesta dan bergoyang atau dikenal dengan istilah dugem. Video aksi DJ itu telah memicu kemarahan di media sosial.

Sebuah video yang beredar pada hari Minggu menunjukkan dua DJ menggubah azan—panggilan salat untuk umat Muslim—di acara Orbit Festival di Nabeul, Tunisia.

Gubernur Nabeul Mnaouar Ouertani mengatakan bahwa kelab malam ditutup sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Sebuah penyelidikan telah diluncurkan atas insiden itu.

Sebuah rekaman menunjukkan para clubbers muncul di sebuah pesta pada Jumat di kelab malam tersebut. Mereka menari dengan alunan musik yang dimainkan dua DJ Eropa di dekat resor Hammamet.

Musik remix berupa lantunan azan itu dianggap menyinggung warga Muslim. Sebab, azan merupakan seruan suci untuk melakukan salat lima waktu.

”Setelah mengonfirmasi fakta-fakta, kami memutuskan untuk menutup kelub malam ini,” kata Ouertani, seperti dikutip BBC, Selasa (4/4/2017).

Manejer kelab malam telah ditahan atas tuduhan melakukan pelanggaran moral dan memicu kemarahan publik. ”Kami tidak akan membiarkan serangan terhadap kesucian agama,” kata Ouertani.

Pada hari Senin, penyelenggara Orbit Festival meminta maaf melalui Facebook. Namun, penyelenggara menolak bertanggung jawab atas musik ofensif yang dimainkan pada DJ.

“DJ tidak menyadari hal itu mungkin menyinggung penonton dari sebuah negara Muslim seperti kami,” bunyi posting penyelenggara di Facebook dalam bahasa Prancis.

Dax J, yang memainkan musik remix dengan suara azan juga minta maaf.”Permintaan maaf yang tulus kepada siapa saja yang mungkin telah tersinggung dengan musik yang saya mainkan di Orbit Festival di Tunisia pada hari Jumat,” katanya.

”Itu tidak pernah jadi niat saya untuk membuat marah atau menyebabkan pelanggaran kepada siapa pun,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Setelah PM, Presiden...
Setelah PM, Presiden Tunisia Juga Pecat Menhan dan Menteri Kehakiman
Presiden Tunisia Saied...
Presiden Tunisia Saied Tunjuk Perdana Menteri Perempuan Pertama
AS Desak Presiden Tunisia...
AS Desak Presiden Tunisia Segera Bentuk Pemerintahan yang Jujur
Presiden Tunisia Sebut...
Presiden Tunisia Sebut Negaranya Dijalankan oleh Mafia
Aksinya Dituduh Kudeta,...
Aksinya Dituduh Kudeta, Ini Jawaban Presiden Tunisia Kais Saied
Tunisia Dilaporkan Tangkap...
Tunisia Dilaporkan Tangkap 1.000 Orang dalam Kerusuhan Selama 6 Malam
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
3 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
4 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
6 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
6 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
7 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved