Pemerintah Israel Setujui Permukiman Baru Pertama Setelah 20 Tahun
Jum'at, 31 Maret 2017 - 05:06 WIB
Pemerintah Israel Setujui Permukiman Baru Pertama Setelah 20 Tahun
A
A
A
JERUSALEM - Pemerintah Israel, melalui rapat Kabinet Keamana, telah menyetujui pemukiman baru pertama Israel dalam dua dekade terakhir. Persetujuan itu keluar setelah melakukan pembongkaran yang diperintahkan oleh pengadilan terhadap sebuah pos pemukiman.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, keputusan disahkan dengan suara bulat untuk menggantikan Amona, yang telah dihancurkan pada awal tahun ini.
Netanyahu mengatakan permukiman baru itu akan dibangun di dekat Shiloh, dekat dengan kota Ramallah di Tepi Barat Palestina seperti dikutip dari Time, Jumat (31/3/2017).
Selama dua dekade terakhir, masyarakat internasional telah mendukung solusi dua negara dalam konflik Timur Tengah. Masyarakat internasional mendukung terbentuknya negara Palestina bersama Israel di wilayah yang diakuisisi dalam perang tahun 1967.
Masyarakat internasional sebagian besar memandang pemukiman di wilayah Palestina sebagai tindakan ilegal dan hambatan bagi perdamaian. Namun Israel mengatakan pemukiman bersama dengan isu-isu lain seperti keamanan harus diselesaikan dalam pembicaraan damai.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, keputusan disahkan dengan suara bulat untuk menggantikan Amona, yang telah dihancurkan pada awal tahun ini.
Netanyahu mengatakan permukiman baru itu akan dibangun di dekat Shiloh, dekat dengan kota Ramallah di Tepi Barat Palestina seperti dikutip dari Time, Jumat (31/3/2017).
Selama dua dekade terakhir, masyarakat internasional telah mendukung solusi dua negara dalam konflik Timur Tengah. Masyarakat internasional mendukung terbentuknya negara Palestina bersama Israel di wilayah yang diakuisisi dalam perang tahun 1967.
Masyarakat internasional sebagian besar memandang pemukiman di wilayah Palestina sebagai tindakan ilegal dan hambatan bagi perdamaian. Namun Israel mengatakan pemukiman bersama dengan isu-isu lain seperti keamanan harus diselesaikan dalam pembicaraan damai.
(ian)