ISIS Gunakan Penduduk Raqqa sebagai Perisai Manusia

Jum'at, 31 Maret 2017 - 01:22 WIB
ISIS Gunakan Penduduk...
ISIS Gunakan Penduduk Raqqa sebagai Perisai Manusia
A A A
DAMASKUS - Kantor berita AP melaporkan militan ISIS menggunakan seluruh penduduk Raqqa sebagai perisai manusia. ISIS melakukan hal itu di saat pasukan yang didukung Amerika Serikat (AS) bergerak untuk merebut benteng kelompok ekstrimis itu di Suriah.

Para pemimpin ISIS telah menyelamatkan keluarga mereka ke luar kota di Suriah utara itu sebelum menyebar ranjau darat. Mereka juga mendirikan pos pemeriksaan untuk mencegah warga sipil melarikan diri.

"Semua laki-laki diperintahkan untuk memakai pakaian militan, celana baggy dan kemeja panjang, sehingga sulit untuk membedakan militan dari warga sipil," menurut laporan AP seperti dikutip New Arab, Jumat (31/3/2017).

Diperkirakan 300.000 orang terjebak di dalam kota, tinggal dalam ketidakpastian yang menakutkan atas keselamatan mereka.

"Orang-orang benar-benar tidak tahu ke mana harus pergi," kata seorang aktivis kepada AP, menambahkan warga terperangkap antara serangan udara, ranjau darat dan militan ISIS yang berbaur di kalangan warga sipil.

Terpal besar telah membentang di setiap blok di pusat kota untuk menyembunyikan gerakan militan dari pesawat mata-mata dan satelit.

Raqqa, ibukota provinsi di tepi utara Sungai Efrat, adalah medan pertempuran besar berikutnya melawan ISIS. Untuk kampanye pembebasan Raqqa, pejuang Suriah didukung oleh kekuatan multi etnis yang didominasi oleh Kurdi. Didukung oleh pasukah khusus AS, artileri, dan kekuatan udara, mereka telah melakukan manuver untuk mengisolasi kota.

Sementara untuk menghadapi kampanye pejuang Suriah, militan ISIS mendapat bala bantuan dari mereka yang mundur dari Mosul dan bagian lain dari Irak. "Sekitar 2.000 militan perjalanan dari Irak," kata Eyas Dass, editor Al Raqqa Post, sebuah situs oposisi yang mendokumentasikan kekejaman oleh ISIS dan pemerintah Suriah.
(ian)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
16 menit yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
1 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
2 jam yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
4 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
6 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved