Perkuat Jangkauan Militer, China Mulai Pembangunan Konstruksi Baru di LCS

Rabu, 15 Maret 2017 - 09:57 WIB
Perkuat Jangkauan Militer,...
Perkuat Jangkauan Militer, China Mulai Pembangunan Konstruksi Baru di LCS
A A A
HONG KONG - Gambar satelit terbaru menunjukkan China telah memulai pembangunan konstruksi baru di Laut China Selatan (LCS) yang disengketakan. Pembangunan konstruksi baru tersebut tanda bahwa Beijing terus memperkuat jangkauan militernya di perairan perdagangan yang penting itu.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (15/3/2017), gambar dari pulau sebelah utara dalam kelompok kepulauan Paracel yang diambil pada tanggal 6 Maret menunjukkan pekerjaan konstruksi baru temasuk pembukaan lahan. Mungkin, pekerjaan tersebut adalah persiapan untuk sebuah pelabuhan guna mendukung apa yang para ahli percaya mungkin instalasi militer. Pekerjaan awal rusak akibat topan tahun lalu.

Gambar-gambar tersebut dirilis oleh perusahaan satelit swasta Planet Labs. Gambar-gambar itu muncul seiring laporan yang menunjukkan sebuah pekerjaan yang dilakukan di dekat pulau Tree dan pulau lain di kepulauan Paracel, yang juga diklaim oleh Vietnam dan Taiwan.

Menanggapi laporan ini, Kementerian Luar Negeri Vietnam tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sedangkan Kementerian Pertahanan China mengatakan "tidak asing" dengan pekerjaan di Pulau Utara kepulauan Paracels.

"Apa yang perlu ditekankan adalah bahwa Kepulauan Xisha adalah wilayah yang melekat dengan China," katanya, menggunakan nama Cina untuk kepulauan Paracel. Cina sepenuhnya menduduki Paracel pada tahun 1974 setelah memaksa angkatan laut Vietnam Selatan melepaskan kepemilikannya.

Berita tentang aktivitas terbaru China di LCS ini datang saat Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson bersiap melakukan kunjungan ke Asia. Tillerson memicu alarm di Beijing ketika pada Januari lalu ia mengatakan China seharusnya tidak diperbolehkan mengakses ke pulau-pulau di LCS.

Seorang pejabat AS, yang berbicara pada kondisi anonimitas, tidak dapat mengkonfirmasi pekerjaan konstruksi baru di Pulau Utara namun mengatakan itu tidak mengejutkan.

"Ini akan sejalan dengan apa yang telah mereka lakukan, mengapa mereka membuka lahan di pulau-pulau kecuali untuk militerisasi. Tidak ada alasan lain terkait kehadiran di sana," kata pejabat itu.

Sumber-sumber diplomatik di Beijing mengatakan Cina tidak mencari konfrontasi dengan AS di Laut Cina Selatan. Ini merujuk pada reaksi China atas patroli kelompok kapal induk AS di LCS.

China sendiri baru-baru ini berusaha untuk menggambarkan dirinya cinta damai atas jalur perairan yang disengketakan. China mengatkan Beijing dan negara-engara Asia Tenggara berkomitmen untuk resolusi damai.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan draft kode etik untuk perilaku di LCS telah selesai dan ketegangan jelas-jelas menjatuhkan hal itu.
(ian)
Berita Terkait
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
24 menit yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
1 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
2 jam yang lalu
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
3 jam yang lalu
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
4 jam yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved