Polisi Jerman Tangkap Pelaku Penyerangan di Stasiun Dusseldorf
Jum'at, 10 Maret 2017 - 11:08 WIB
Polisi Jerman Tangkap Pelaku Penyerangan di Stasiun Dusseldorf
A
A
A
BERLIN - Pihak kepolisian Jerman telah menangkap pelaku penyerangan dengan kapak yang melukai tujuh orang. Penyerangan yang tampaknya sebuah serangan acak itu terjadi di stasiun kereta api Dusseldorf.
Petugas sebelumnya telah disiagakan sesaat setelah penyerangan terjadi yang memicu respon polisi dalam skala besar. "Seseorang, mungkin bersenjata kapak, menyerang orang-orang secara acak," kata polisi dalam sebuah pernyataan. Tujuh orang terluka, tiga diantaranya mengalami luka serius.
Menurut pernyataan pihak kepolisian, pelaku penyerangan ditangkap setelah melompat dari sebuah jembatan dekat stasiun kereta api. Pelaku seorang pria berusia 36 tahun yang digambarkan berasal dari negara pecahan Yugoslavia. Ia tinggal di kota Wuppertal, menderita luka serius dan dirawat di rumah sakit.
"Tersangka tampaknya memiliki masalah psikologis," kata polisi seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Jumat (10/3/2017).
Saat ini, pihak kepolisian tengah mencari kapak yang digunakan sebagai senjata untuk menyerang. Petugas mencari di daerah dan sekitar stasiun yang ditutup untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi juga menarik laporan yang sebelumnya menyatakan dua orang telah ditangkap. Polisi lantas berasumsi jika pelaku bertindak sendirian.
Pemerintah Jerman telah meningkatkan langkah-langkah keamanan menyusul serangkaian serangan di tempat umum selama tahun lalu.
Dalam sebuah serangan pada Juli lalu, seorang pencari suaka asal Afghanistan berusia 17 tahun melukai lima orang dengan kapak dan pisau sebelum ditembak mati oleh polisi. Serangan itu dilakukan diatas kereta api di dekat Würzbur. Serangan itu kemudian diklaim oleh kelompok ISIS.
Petugas sebelumnya telah disiagakan sesaat setelah penyerangan terjadi yang memicu respon polisi dalam skala besar. "Seseorang, mungkin bersenjata kapak, menyerang orang-orang secara acak," kata polisi dalam sebuah pernyataan. Tujuh orang terluka, tiga diantaranya mengalami luka serius.
Menurut pernyataan pihak kepolisian, pelaku penyerangan ditangkap setelah melompat dari sebuah jembatan dekat stasiun kereta api. Pelaku seorang pria berusia 36 tahun yang digambarkan berasal dari negara pecahan Yugoslavia. Ia tinggal di kota Wuppertal, menderita luka serius dan dirawat di rumah sakit.
"Tersangka tampaknya memiliki masalah psikologis," kata polisi seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Jumat (10/3/2017).
Saat ini, pihak kepolisian tengah mencari kapak yang digunakan sebagai senjata untuk menyerang. Petugas mencari di daerah dan sekitar stasiun yang ditutup untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi juga menarik laporan yang sebelumnya menyatakan dua orang telah ditangkap. Polisi lantas berasumsi jika pelaku bertindak sendirian.
Pemerintah Jerman telah meningkatkan langkah-langkah keamanan menyusul serangkaian serangan di tempat umum selama tahun lalu.
Dalam sebuah serangan pada Juli lalu, seorang pencari suaka asal Afghanistan berusia 17 tahun melukai lima orang dengan kapak dan pisau sebelum ditembak mati oleh polisi. Serangan itu dilakukan diatas kereta api di dekat Würzbur. Serangan itu kemudian diklaim oleh kelompok ISIS.
(ian)