Berangus ISIS, Ratusan Marinir AS Tiba di Suriah

Kamis, 09 Maret 2017 - 14:19 WIB
Berangus ISIS, Ratusan...
Berangus ISIS, Ratusan Marinir AS Tiba di Suriah
A A A
WASHINGTON - Ratusan marinir Amerika Serikat (AS) telah tiba di Suriah untuk memerangi ISIS. Dilengkapi dengan senjata artileri berat, para marinir tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk menggulingkan ISIS dari Raqqa, demikian dikatakan seorang pejabat senior AS.

Menurut pejabat itu, marinir bergerak ke Suriah dalam rangka memasang meriam howitzer untuk membantu pasukan lokal. Selain itu, AS juga sedang mempersiapkan ratusan tentara ke Kuwait agar siap bergabung dalam perang melawan ISIS jika mereka dibutuhkan. Jumlah tersebut kurang dari 1.000 seperti dikutip dari Time, Kamis (9/3/2017).

Gerakan pasukan terbaru ini datang setelah penyebaran sementara beberapa pasukan Angkatan Darat di pinggiran Manbij, Suriah, dalam misi yang disebut Pentagon misi untuk "meyakinkan dan pencegahan."

Penyebaran pasukan marinir ini bersifat sementara. Tetapi kemungkinan menjadi indikasi awal jika Gedung Putih lebih condong memberikan Pentagon fleksibilitas yang lebih besar untuk membuat keputusan tempur rutin dalam perang melawan ISIS. Sebelumnya, komandan militer frustasi oleh apa yang mereka anggap micromanagement di bawah pemerintahan sebelumnya. Mereka berpendapat mendapatkan kebebasan yang lebih besar untuk membuat keputusan sehari-hari tentang bagaimana cara terbaik untuk melawan musuh.

Sebelumnya, pemimpin Pentagon mengirim rencana baru untuk mengalahkan ISIS ke Gedung Putih pada akhir pekan lalu. Rencana ini menguraikan strategi yang kemungkinan akan meningkatkan jumlah pasukan AS di Suriah sebagai saran yang lebih baik. Saran lain adalah memungkinkan pejuang Suriah dukungan AS mengambil pertempuran di Raqqa.

Para pejabat AS mengatakan pertempuran untuk Raqqa akan terlihat seperti perjuangan di Irak, di mana pasukan lokal terlibat dalam pertempuran sengit untuk merebut kembali kota utara Mosul dari ISIS. Ditengah persiapan pasukan untuk pindah ke Mosul, AS mendirikan pangkalan di luar kota untuk digunakan sebagai perantara logistik dan sebagai lokasi untuk artileri berat.
(ian)
Berita Terkait
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Serangan AS di Suriah...
Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin Senior ISIS
Pasukan AS Tewaskan...
Pasukan AS Tewaskan Dua Pentolan ISIS dalam Serangan di Suriah
Mampukah Serangan Balas...
Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan...
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan Tewas dalam Pertempuran
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
24 menit yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
1 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
3 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
5 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved