Mantan PM Prancis Alain Juppe Menolak Jadi Capres

Selasa, 07 Maret 2017 - 20:30 WIB
Mantan PM Prancis Alain...
Mantan PM Prancis Alain Juppe Menolak Jadi Capres
A A A
PARIS - Mantan Perdana Menteri (PM) Prancis Alain Juppe menyatakan telah memutuskan tidak maju dalam pemilu presiden (pilpres). Pernyataan itu menghapus harapan banyak pihak di partai konservatif yang saat ini kandidatnya terlilit skandal dan menghadapi kekalahan dalam pilpres.

Juppe meminta partainya tegar menghadapi berbagai hasil survei yang menunjukkan calon presiden (capres) partai itu, Francois Fillon, akan menghadapi kekalahan pada pemilu putaran pertama. Posisi Fillon yang lemah akan membuat lawannya dari sayap tengah Emmanuel Macron akan maju hingga putaran kedua pada 7 Mei melawan pemimpin kanan-jauh Marine Le Pen. Survei menunjukkan, Juppe dapat maju hingga putaran kedua jika bersedia menjadi capres.

“Negeri kita sakit,” kata Juppe, di Bordeaux, tempat dia menjadi walikota, dikutip kantor berita Reuters . Dia menambahkan, “Bagi saya sudah sangat terlambat, tapi tidak terlambat bagi Prancis.” Kemarin, mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy memanggil Fillon dan Juppe untuk bertemu dengannya demi membahas solusi krisis tersebut.

Sarkozy menjelaskan, tujuan pertemuan itu untuk mencari jalan keluar dari situasi yang tidak dapat lagi dibiarkan berlarut dan menjadi sumber kekhawatiran rakyat Prancis. Juppe tidak menyebut rencana Sarkozy tersebut, tapi memiliki kata-kata keras untuk Fillon.

“Sia-sia!” ungkap Juppe, mengenai kampanye Fillon. Juppe mengatakan, Fillon telah menempatkan dirinya dalam kondisi sulit akibat responsnya terhadap skandal tersebut. “Saya katakan sekali dan untuk semua bahwa saya tidak akan menjadi capres Republik Prancis,” tandas Juppe, dengan alasan semakin sulit untuk menyatukan konservatif Partai Republik dan para pemilih menginginkan wajah baru.

Juppe telah disebut sebagai potensi pengganti Fillon, tapi beberapa sumber di Republik menjelaskan, para pendukung Sarkozy menolak perubahan itu. Fillon sejauh ini menolak mundur dari pencalonannya meski mendapat desakan dari beberapa tokoh senior di dalam partai tersebut.

Selain itu, berbagai survei menunjukkan bahwa dia kalah pemilu yang akan digelar dalam waktu kurang dari 50 hari lagi. Fillon sempat menjadi capres favorit, tapi kemudian dia terlilit skandal dana publik senilai ratusan ribu euro yang dia bayarkan kepada istrinya yang menjadi asistennya di parlemen. Fillon menyangkal bahwa istrinya hanya sedikit bekerja untuk mendapatkan uang tersebut.

Meski demikian, pekan lalu, Fillon mendapat pukulan keras saat dia mengetahui dapat menjalani investigasi resmi atas penyalahgunaan dana publik tersebut. Nasib Fillon pun menjadi kekhawatiran kalangan internal partai menjelang pilpres mendatang. Tampaknya sebagian besar pihak di dalam partai tersebut tidak terlalu yakin Fillon akan memenangkan pilpres tersebut.

Para pejabat senior partai pun menggelar pertemuan kemarin malam waktu setempat. Agenda utamanya tentu membahas nasib Fillon dalam pilpres mendatang dan masa depan partai tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
15 menit yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
1 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
3 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved