Korut Didesak Hormati Kedaulatan Hukum Malaysia

Rabu, 22 Februari 2017 - 16:05 WIB
Korut Didesak Hormati...
Korut Didesak Hormati Kedaulatan Hukum Malaysia
A A A
BANDUNG - Malaysia mendesak Korea Utara (Korut) untuk menghormati kedaulatan hukum Negeri Jiran terkait penyelidikan tewasnya Kim Jong-nam. Kim Jong-nam adalah kakak tiri pemimpin Korut, Kim Jong-un, yang tewas pada awal pekan lalu di Malaysia.

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi mengatakan, pemerintah Korut harus melakukannya. Ia juga meminta Korut untuk tidak mempertanyakan kredibilitas penyelidikan yang dilakukan oleh Kepolisian Kerajaan Malaysia.

"Kami menghormati budaya dan hak-hak seseorang dan pada saat yang sama kita mematuhi praktek diplomasi dan proses diplomasi internasional," kata Hamidi yang tengah berada di Bandung untuk menghadiriOrganisation of Islamic Cooperation Broadcasting Regulatory Authorities Forum (IBRAF).

"Hukum negara harus dihormati dan ini dilakukan oleh Malaysia dan kami juga menghormati hukum negara lain jika ditemukan bahwa warga Malaysia terlibat dalam kegiatan kriminal dan berbuat kejahatan yang berkaitan dengan hukum negara itu," katanya seperti dikutip dari Bernama, Rabu (22/2/2017).

Ahmad Zahid mengatakan Malaysia tidak memiliki agenda tersembunyi dengan orang asing atau negara-negara tetangga. Polisi Malaysia juga telah meminta kerjasama polisi Interpol terhadap kasus ini.

"Kami menyerahkan kepada polisi dan jika ada bukti, akan diinterogasi dan dibawa ke pengadilan," katanya.

Ahmad Zahid, yang juga Menteri Dalam Negeri, mengatakan polisi Malaysia dan Inspektur Jenderal Polisi bersama-sama menangani masalah ini karena ada propaganda yang menuduh Malaysia atau negara lain terlibat dalam kasus pembunuhan. Ia mengatakan polisi juga telah bekerja sama dengan para ahli untuk memeriksa bukti kimia dari post mortem. Nantinya hasil pemeriksaan ini akan dikemukakan di pengadilan untuk mengadili terdakwa dalam kasus tersebut

Wakil perdana menteri mengatakan Malaysia yakin negara-negara lain juga mempelajari sistem hukum dan pengadilan yang sama dan menghormati setiap perbedaan pendapat.
(ian)
Berita Terkait
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korut Bersiap Putuskan...
Korut Bersiap Putuskan Hubungan dengan Malaysia, Sebut Malaysia Jahat
Malaysia Sesalkan Keputusan...
Malaysia Sesalkan Keputusan Korut Putus Hubungan Diplomatik
Respon Pemutusan Hubungan...
Respon Pemutusan Hubungan Diplomatik, Malaysia Minta Diplomat Korut Tinggalkan Kuala Lumpur
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Berita Terkini
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
18 menit yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
1 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
2 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
3 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved