Promosikan Wisata Seks, Mantan Bankir Jerman Diadili di Singapura

Kamis, 16 Februari 2017 - 09:42 WIB
Promosikan Wisata Seks,...
Promosikan Wisata Seks, Mantan Bankir Jerman Diadili di Singapura
A A A
SINGAPURA - Seorang pengusaha asal Jerman diadili di sebuah pengadilan di Singapura atas tuduhan mempromosikan wisata seks luar negeri yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Terdakwa bernama Michael Frank Hartung, 45, seorang mantan bankir.

Hartung dihadirkan di pengadilan pada hari Rabu kemarin. Dia menghadapi enam tuduhan, yakni dua tuduhan mempromosikan wisata seks, dua tuduhan kepemilikan 245 film asusila, dan dua tuduhan kepemilikan delapan film tanpa sensor.

Dokumen pengadilan di Singapura mengungkapkan bahwa Hartung, yang juga tercatat sebagai penduduk tetap Singapura, diduga telah bertemu dua pria Singapura pada bulan September 2015 di Starbucks Raffles City Shopping Centre untuk mempromosikan wisata seks.

Pada bulan April 2016, lanjut dokumen pengadilan, dia bertemu dengan dua pria lain di sebuah bar di Mackenzie Road untuk mempromosikan wisata seks serupa.

Hartung ditangkap setelah polisi menyita film asusila dan tanpa sensor dari rumahnya pada bulan Agustus 2016.

Pengacaranya, Raphael Louis, mengatakan kliennya berencana mengkaji enam dakwaan yang disampaikan. Mantan bankir Jerman ini tercatat memiliki istri yang juga menjadi penduduk tetap Singapura.

Menurut profil LinkedIn milik Hartung, dia adalah co-founder dari konsultasi bisnis OPTIIS, sebuah perusahaan yang menyediakan solusi kinerja bisnis dengan fokus pada produktivitas pribadi.

OPTISS, di situsnya, menjelaskan Hartung memiliki pengalaman kerja di perusahaan perbankan internasional di Eropa dan Asia Pasifik lebih dari 26 tahun.

Media Singapura Straits Times, dalam laporannya yang dikutip Kamis (16/2/2017) mengatakan bahwa dia adalah partner di perusahaan pengembangan bisnis Erasig, di mana dia masih tercatat sebagai bagian dari tim tersebut.

Hartung merupakan lulusan University of Wales di Cardiff dengan gelar MBA. Dia juga mengaku telah bekerja dengan Deutsche Bank dalam berbagai kapasitas, dengan yang terakhir menjadi internal auditor periode 2000-2016.
(mas)
Berita Terkait
Angkatan Laut Singapura...
Angkatan Laut Singapura Luncurkan Kapal Selam Baru Buatan Jerman
Negara dengan Paspor...
Negara dengan Paspor Terkuat di Dunia Tahun 2023, Indonesia Urutan Berapa?
Jerman Kirim Armada...
Jerman Kirim Armada Jet Tempur ke Indo-Pasifik, Lintasi Indonesia
Jet Tempur Jerman Lakukan...
Jet Tempur Jerman Lakukan Penerbangan Maraton 24 Jam ke Singapura
Jerman akan Kerahkan...
Jerman akan Kerahkan 2 Kapal Perang ke Indo-Pasifik
Selain Singapura, Ini...
Selain Singapura, Ini Negara-Negara yang Lebih Dulu Mengalami Resesi Akibat Pandemi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
34 menit yang lalu
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
1 jam yang lalu
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
1 jam yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 jam yang lalu
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
4 jam yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved