Oposisi Suriah Pastikan Hadiri Pembicaraan Damai PBB
Minggu, 12 Februari 2017 - 16:42 WIB
Oposisi Suriah Pastikan Hadiri Pembicaraan Damai PBB
A
A
A
DAMASKUS - Kelompok oposisi Suriah dipastikan hadir dalam pembicaraan damai yang digagas PBB. Kelompok tersebut akan mengumumkan delegasinya untuk mengikuti putaran berikutnya pembicaraan damai yang dihelat di Jenewa.
Juru bicara Komite Tertinggi Negosiasi (HNC), Salim al-Muslit mengatakan, mereka telah memilih pejabat oposisi Suirah yang akan menghadiri pembicaraan. Secara total jumlah delegasi yang akan hadir adalah 20 orang.
Menurut al-Muslit delegasi oposisi terdiri dari berbagai kelompok yang mencakup faksi kelompok pejuang Suriah yang ikut dalam pembicaraan di Astana. Delegasi ini juga mencakup perwakilan dari Kurdi, Turkmen, dan Kristen tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
"Ini adalah delegasi politik militer dan itu mewakili semua orang. Masing-masing komponen akan mencalonkan orang yang dianggap cocok," kata Al-Muslit menambahkan 20 penasihat hukum nantinya juga akan menemani para negosiator ke Jenewa seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (12/2/2017).
Sementara itu, seorang pejabat oposisi menegaskan bahwa Nasr Al-Hariri, dari kelompok Koalisi Nasional Suriah, akan memimpin delegasi.
Putaran berikutnya perundingan yang disponsori oleh PBB mengenai konflik Suriah, yang sekarang memasuki tahun keenam, telah dijadwalkan akan digelar pada 20 Februari mendatang.
Juru bicara Komite Tertinggi Negosiasi (HNC), Salim al-Muslit mengatakan, mereka telah memilih pejabat oposisi Suirah yang akan menghadiri pembicaraan. Secara total jumlah delegasi yang akan hadir adalah 20 orang.
Menurut al-Muslit delegasi oposisi terdiri dari berbagai kelompok yang mencakup faksi kelompok pejuang Suriah yang ikut dalam pembicaraan di Astana. Delegasi ini juga mencakup perwakilan dari Kurdi, Turkmen, dan Kristen tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
"Ini adalah delegasi politik militer dan itu mewakili semua orang. Masing-masing komponen akan mencalonkan orang yang dianggap cocok," kata Al-Muslit menambahkan 20 penasihat hukum nantinya juga akan menemani para negosiator ke Jenewa seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (12/2/2017).
Sementara itu, seorang pejabat oposisi menegaskan bahwa Nasr Al-Hariri, dari kelompok Koalisi Nasional Suriah, akan memimpin delegasi.
Putaran berikutnya perundingan yang disponsori oleh PBB mengenai konflik Suriah, yang sekarang memasuki tahun keenam, telah dijadwalkan akan digelar pada 20 Februari mendatang.
(ian)