Trump Larang Imigran 7 Negara Muslim, Rusia Ogah Ikut Campur

Selasa, 31 Januari 2017 - 15:18 WIB
Trump Larang Imigran...
Trump Larang Imigran 7 Negara Muslim, Rusia Ogah Ikut Campur
A A A
JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Mikhael Y Galuzin mengatakan bahwa negaranya tidak ikut campur kebijakan imigrasi yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Trump melalui surat perintah eksekutif melarang dan membatasai imigran asal tujuh negara Muslim Timur Tengah dan Afrika yang dianggap berbahaya.

Trump juga menghentikan penerimaan pengungsi dari Suriah untuk kurun waktu 90 hari ke depan.

"Itu bukan urusan kami, Rusia tidak akan pernah ikut campur dalam urusan dalam negeri negara lain," kata Galuzin saat briefing bulanan di kediamannya di bilangan Jakarta Selatan, pada Selasa (31/1/2017).

Menurut Galuzin, terlepas dari perintah eksekutif Trump, semua negara tanpa terkecuali harus membantu untuk menyelesaikan masalah yang ada, dan menormalkan kembali situasi di sejumlah negara. Hal itu tak terkecuali dengan tujuh negara yang masuk dalam daftar perintah eksekutif Presiden Trump, yakni Suriah, Irak, Iran, Libya, Sudan, Somalia dan Yaman.

"Terlepas dari perintah eksekutif Trump, Saya, sebagai Duta Besar Rusia ingin menyatakan dunia internasional harus saling membantu dalam menormalisasi situasi di negara-negara yang kacau akibat beragam kebijakan Barat," ucapnya.

"Komunitas internasional harus saling bantu untuk menciptakan kehidupan yang normal dan stabil di negara-negara tersebut. Saya rasa komunitas global harus fokus saat ini," imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
30 menit yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
1 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
1 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
2 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
2 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved