Pembelot Korut: Kim Jong-un Ingin Bertemu Trump

Rabu, 25 Januari 2017 - 17:57 WIB
Pembelot Korut: Kim...
Pembelot Korut: Kim Jong-un Ingin Bertemu Trump
A A A
SEOUL - Seorang diplomat senior Korea Utara (Korut) yang membelot mengungkapkan pendapat terhadap bekas negaranya. Thae Yong-ho mengatakan satu-satunya cara untuk mengubah nasib Korut adalah mengubah pemimpinnya.

"Selama Kim Jong-un berkuasa, tidak akan ada kesempatan bagi dunia untuk mengangkat isu HAM atau membatalkan program nuklir," kata diplomat senior yang membelot dalam hampir 20 tahun terakhir disitat dari CNN, Rabu (25/1/2017).

Yong-ho mengatakan kemenangan mengejutkan Presiden Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat (AS), dilihat Jong-un sebagai kesempatan baik baginya untuk membuka semacam kompromi dengan pemerintahan baru AS.

Tapi ia menegaskan Jong-un hanya akan berbicara pada istilah yang merujuk pada pidato Tahun Baru. "Tingkatan pidato Tahun Baru ini adalah sebuah pemerasan yang blak-blakan," katanya.

Dalam pidatonya saat itu, Jong-un menegaskan jika AS meneruskan kebijakan melawan Korut ia akan terus menambah senjata nuklir untuk kemampuan militer negaranya. "Ia menyebutnya kemampuan serangan pre emptive. Itu adalah rudal balistik antar benua (ICBM)," ungkap Yong-ho.

Selama kampanyenya, Trump mengatakan ia akan terbuka untuk bertemu Jong-un. Yong-ho pun membuat permohonan kepada Trump untuk mempertimbangkan kembali. Menurutnya, pertemuan itu sama saja dengan memberikan legitimasi kepada pemimpin Korut tersebut yang saat ini tidak dimiliki di negerinya sendiri.

"Bahkan Presiden China Xi Jinping dan bahkan Presiden Rusia Putin, mereka bahkan belum bertemu Kim Jong-un," katanya.

Yong-ho mengklaim meskipun para loyalisnya merasa takut, Jong-un masih berjuang untuk mengamankan legitimasi yang dinikmati dari ayahnya Kim Jong Il dan kakeknya Kim Il Sung, pendiri Korea Utara.

"Setelah 5 tahun berkuasa, ia bahkan tidak bisa memberitahu orang-orang Korut tentang tanggal lahirnya, setelah ia lahir, tentang ibunya, hubungannya dengan kakeknya," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye di Bandara Regional Hickory Carolina Utara
Pakar: Janji Trump Capai...
Pakar: Janji Trump Capai Kesepakatan dengan Korut Jika Kembali Terpilih Sulit Tercapai
Trump: Rusia, China,...
Trump: Rusia, China, dan Korea Utara Berkonspirasi Melawan AS
Eks Penasihat Trump:...
Eks Penasihat Trump: Korea Utara Sekarang Lebih Berbahaya
Trump: Bergaul dengan...
Trump: Bergaul dengan Rusia dan Korea Utara Bukan Sesuatu yang Buruk
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
20 menit yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
4 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
5 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
5 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
6 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved