Bos CIA Sebut AS Terlalu Berlebihan Terkait Arab Spring

Selasa, 10 Januari 2017 - 19:00 WIB
Bos CIA Sebut AS Terlalu...
Bos CIA Sebut AS Terlalu Berlebihan Terkait Arab Spring
A A A
WASHINGTON - Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) atau CIA menyatakan, pemerintahan AS di bawah pimpinan Barack Obama terlalu berlebihan mengenai hasil dari Arab Spring. Menurutnya, demokrasi bukanlah budaya negara-negara di Timur Tengah. Dan, memaksakan hal itu telah menyebabkan banyak masalah di kawasan tersebut.

Arab Spring adalah sebuah gelombang pemberontakan yang menyebar dari Tunisia ke Mesir, Bahrain, Libya, dan di tempat lain di Timur Tengah pada tahun 2011. Jatuhnya sejumlah rezim otoriter, yang berusaha digantikan dengan demokrasi telah menyebabkan meningkatnya ketidakstabilan di wilayah tersebut.

"Meskipun orang-orang di wilayah itu ingin kebebasan individu, konsep demokrasi adalah sesuatu yang benar-benar tidak berakar dalam banyak rakyat dan budaya negara-negara di luar sana," kata Brennan, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (9/1).

"Saya pikir ada harapan yang sangat tidak realistis di Washington, termasuk di beberapa bagian administrasi mengenai Arab Spring akan mendorong keluar rezim-rezim otoriter dan demokrasi akan berkembang, karena itulah apa yang orang inginkan," sambungnya.

Brennan juga mencatat, keputusan untuk menarik pasukan AS dari Irak pada tahun 2011 kemungkinan besar bukan menjadi penyebab kekerasan sektarian di negara itu. Namun, tidak tertutup kemungkinan itu faktor menjadi salah satu faktor muncul dan berkembangnya ISIS di kawasan itu.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
20 menit yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
1 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
2 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
3 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
4 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved