Serang Kapal, Bajak Laut Bunuh 8 Orang di Laut Sulu

Selasa, 10 Januari 2017 - 17:40 WIB
Serang Kapal, Bajak...
Serang Kapal, Bajak Laut Bunuh 8 Orang di Laut Sulu
A A A
KUALA LUMPUR - Sekelompok bajak laut menyerang sebuah kapal nelayan di Laut Sulu, wilayah perairan antara Malaysia Timur dan Filipina Selatan. Para bajak laut itu membunuh delapan nelayan yang ada di kapal tersebut.

Beberapa jam setelah aksi bajak laut itu, Biro Maritim Internasional (IMB) pada Selasa (10/1/2017) menyatakan bahwa Laut Sulu berstatus berbahaya bagi pelayaran kapal niaga. Belum jelas asal negara dari delapan nelayan yang dibunuh bajak laut di Laut Sulu.

Laut Sulu selama ini juga dikenal sebagai wilayah operasi kelompok Abu Sayyaf Filipina yang kerap melakukan pembajakan kapal dan menculik warga asing, termasuk para anak buah kapal Indonesia.

IMB menyatakan penculikan di Laut Sulu naik tiga kali lipat pada tahun 2016. Bajak laut, menurut laporan IMB, sudah menculik 62 orang untuk tebusan dalam 15 insiden terpisah pada tahun 2016.

”Penculikan kru dari kapal pedagang di Laut Sulu dan transfer mereka ke Filipina Selatan merupakan eskalasi penting dalam serangan,” kata IMB yang berbasis di Kuala Lumpur dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters.

IMB memperingatkan penyewa dan pemilik kapal niaga untuk menghindari Laut Sulu sebagai rute kegiatan usaha. Pembajakan dan penculikan di Laut Sulu sepanjang tahun 2016 juga sudah memicu kekhawatiran para pejabat pertahanan dari Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Pada bulan November 2016, Filipina setuju mengizinkan Malaysia dan Indonesia untuk melaksanakan “operasi pengejaran” terhadap pembajak kapal di perairan teritorialnya. Izin diberikan setelah tiga negara itu sepakat memerangi pembajakan dan penculikan awak kapal yang dilakukan oleh Abu Sayyaf.
(mas)
Berita Terkait
Negara yang Paling Lama...
Negara yang Paling Lama Dijajah, Semuanya Ada di Asia
China Hadapi Berbagai...
China Hadapi Berbagai Tantangan Perihal Klaim Seluruh Laut China Selatan
Edgepoint Bangun 15.000...
Edgepoint Bangun 15.000 Menara Telekomunikasi di Malaysia, Indonesia, Filipina
Malaysia Keok, Timnas...
Malaysia Keok, Timnas Indonesia Satu-satunya Tim ASEAN yang Lolos Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Media Malaysia Prediksi...
Media Malaysia Prediksi Ranking Timnas Indonesia Melesat Jika ....
Beda dengan Indonesia...
Beda dengan Indonesia dan Malaysia, Filipina Dukung Aliansi AUKUS untuk Lawan China
Berita Terkini
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
55 menit yang lalu
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
1 jam yang lalu
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
3 jam yang lalu
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
5 jam yang lalu
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
9 jam yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
9 jam yang lalu
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved