Yordania: Kedubes AS di Israel Pindah Yerusalem Hadiah untuk Ekstremis

Sabtu, 07 Januari 2017 - 01:07 WIB
Yordania: Kedubes AS...
Yordania: Kedubes AS di Israel Pindah Yerusalem Hadiah untuk Ekstremis
A A A
AMMAN - Pemerintah Yordania memperingatkan bahaya dari rencana presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang ingin memindahkan Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Menurut Yordania, jika Kedubes AS nekat dipindahkan akan jadi hadiah bagi ekstremis untuk mengobarkan kekerasan.

Yordania hingga kini masih tercatat sebagai salah satu sekutu dekat AS di Timur Tengah. Peringatan dari Yordania muncul, karena wilayah Yerusalem masih diperebutkan oleh Palestina dan Israel, di mana berbagai faksi pro-Islam dan Arab sudah siap membela Palestina untuk mempertahankan Yerusalem.

Peringatan dari Yordania disampaikan oleh Menteri Informasi Mohammed Momani. Peringatan itu sebagai respons atas pernyataan Trump yang berencana memindahkan Kedubes AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Trump selama kampanye pemilu AS beberapa waktu lalu mendukung Israel untuk memindahkan ibu kotanya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Kedutaan Besar AS berpindah akan menjadi ‘garis merah’ bagi Yordania, dan akan mengobarkan (perlawanan) (faksi pro-) Islam dan Arab,” kata Momani. Dia menambahkan, pemindahan itu juga akan menjadi “hadiah bagi ekstremis”.

“Rencana kontroversial akan memiliki implikasi bencana pada beberapa tingkatan, termasuk situasi regional,” ujarnya, seperti dikutip AP, Sabtu (7/1/2017).

Meski demikian, ada sejumlah tanda selama beberapa minggu terakhir yang menunjukkan bahwa relokasi Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem mungkin benar-benar terjadi. Penasihat senior Trump, Kellyanne Conway, pada Desember 2016 mengatakan bahwa pemindahan Kedubes AS merupakan prioritas yang sangat besar bagi presiden terpilih AS.

Para pejabat Israel, termasuk Wali Kota Yerusalem Nir Barkat, mengaku sudah dihubungi tentang lokasi yang tepat untuk pemindahan Kedubes AS. Washington sudah memiliki bangunan di kawasan Arnona yang rencananya akan jadi lokasi pemindahan Kedubes AS.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, tidak percaya Trump akan memenuhi janji kampanyenya untuk memindahkan Kedubes AS tersebut. Dia memperingatkan konsekuensi jika Kedubes AS nekat dipindahkan.

Negosiator senior Palestina, Saeb Erekat, mengatakan jika Kedubes AS dipindahkan, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) akan menarik pengakuannya atas negara Israel. Penarikan pengakuan ini akan merusak harapan untuk rekonsiliasi Arab-Israel.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Hidupkan Perundingan...
Hidupkan Perundingan Perdamaian Palestina
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
Yordania Peringatkan...
Yordania Peringatkan Israel Soal Rencana Aneksasi Wilayah Palestina
Mantan Menteri Yordania:...
Mantan Menteri Yordania: Lindungi Napi Palestina Pembobol Penjara Israel
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
1 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
2 jam yang lalu
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 jam yang lalu
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
8 jam yang lalu
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved