Resolusi DK PBB, Kado Pahit Obama buat Israel

Sabtu, 24 Desember 2016 - 09:05 WIB
Resolusi DK PBB, Kado...
Resolusi DK PBB, Kado Pahit Obama buat Israel
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) membuat keputusan langka dengan tidak menuruti pemintaan Israel untuk memveto resolusi DK PBB soal penghentian seluruh proyek permukiman Israel di tanah Palestina yang diduduki. Tindakan AS ini menjadi kado pahit bagi Israel dari Obama yang sebentar lagi lengser.

AS punya alasan khusus mengapa tidak mendukung Israel dari tekanan resolusi DK PBB kali ini. Meurut Duta Besar AS untuk PBB, Samantha Power, resolusi itu mencerminkan fakta di lapangan bahwa jumlah permukiman Israel telah meningkat. ”Masalah pemukiman yang sudah jauh lebih buruk, bahwa itu mengancam solusi dua-negara,” katanya.

Israel sendiri telah meluapkan kekecewaannya pada Pemerintah Obama yang memilih abstain dan tidak memveto resolusi DK PBB tersebut.

"Pemerintahan Obama gagal melindungi Israel terhadap gang-up di PBB,” kata kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Sabtu (24/12/2016). ”Bahkan yang lebih buruk, berkolusi dengan itu di belakang layar.”

Baca:
Palestina Menang, DK PBB Putuskan Permukiman Israel Disetop!


Menteri Infrastruktur, Energi dan Sumber Daya Air Israel, Yuval Steinitz, menggambarkan terguncangnya Israel atas langkah AS yang selama ini jadi sekutu utamanya.

”AS meninggalkan Israel, satu-satunya sekutu di Timur Tengah sakit jantung setelah delapan tahun persahabatan, dan kerjasama dengan Obama, ini adalah chord terakhirnya,” katanya, sambil melangkah meninggalkan ruang pemungutan suara di kantor DK PBB.

Resolusi untuk menekan Israel menghentikan seluruh proyek permukiman ilegal ini diusulkan oleh Mesir, Malaysia, Selandia Baru, Senegal dan Venezuela. Tapi, Mesir memilih mundur setelah ada lobi presiden terpilih AS Donald Trump yang sebelumnya didesak Netanyahu untuk campur tangan.

Meski demikian, empat negara pengusul resolusi tetap berjuang. Resolusi disahkan dengan dukungan 14 suara dan satu suara abstain.

“Segera dan sepenuhnya menghentikan semua kegiatan permukiman di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk di Yerusalem Timur,” bunyi resolusi DK PBB. ”Pembangunan permukiman oleh Israel tidak memiliki validitas hukum dan merupakan pelanggaran mencolok di bawah hukum internasional,” lanjut resolusi DK PBB.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Sidang PBB Bahas Konflik...
Sidang PBB Bahas Konflik Palestina
Pakar HAM PBB Kecam...
Pakar HAM PBB Kecam Rencana Aneksasi Israel dan Dukungan AS
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
AS Edarkan Rancangan...
AS Edarkan Rancangan Resolusi PBB Hak Israel Membela Diri
Gunakan Hak Veto, AS...
Gunakan Hak Veto, AS Gagalkan Palestina Jadi Anggota PBB
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
44 menit yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
1 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
2 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
4 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
5 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved