5.000 Migran Tewas di Laut Mediterania

Jum'at, 23 Desember 2016 - 21:47 WIB
5.000 Migran Tewas di...
5.000 Migran Tewas di Laut Mediterania
A A A
JENEWA - Setidaknya 5.000 migran diyakini telah tewas tenggelam di Laut Mediterania pada tahun ini, menyusul tenggelamnya dua kapal yang memuat sekitar 100 orang. Demikian pernyataan badan-badan internasional yang begerak di bidang migrasi dan pengungsi.

Dua kapal penuh sesak terbalik di Selat Sisilia setelah meninggalkan Libya untuk menuju Italia. Demikian pernyataan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dan lembaga pengungsi PBB, UNHCR.

"Kedua insiden yang terjadi bersama-sama ini menjadikan jumlah total korban tewas tahun ini lebih dari 5.000, yang merupakan jumlah tertinggi terbaru yang kita telah laporkan selama krisis ini," kata juru bicara IOM Joel Millman seperti dikutip dari Reuters, Jumat (23/12/2016).

Menurut data yang dimiliki oleh IOM, selama tahun 2015, jumlah migran yang tewas di Laut Mediterania mencapai 3.800. Selain itu, sampai dengan 21 Desember, IOM mencatat 358.403 migran dan pengungsi telah memasuki Eropa melalui laut pada 2016. Mereka tiba di Yunani dan Italia.

Sementara juru bicara UNHCR, William Spindler mengkhawatirkan meningkatnya jumlah kematian pada tahun ini. Ia menilai hal ini berkaitan dengan cuaca buruk, menurunnya kualitas kapal yang digunakan oleh penyelundup, dan taktik mereka untuk menghindari pemeriksaan.

"Ini termasuk mengirimkan sejumlah besar embarkasi secara bersamaan, yang membuat penyelamat lebih sulit," katanya

UNHCR mengimbau sejumlah negara untuk membuka jalur hukum untuk menerima para pengungsi. Ia juga meminta program pemukiman, sponsor dari swasta, reunifikasi keluarga dan beasiswa akan membantu para migran. "Sehingga mereka tidak harus melakukan perjalanan berbahaya dan menggunakan penyelundup," kata Spindler.
(ian)
Berita Terkait
Yunani Siap Konfrontasi...
Yunani Siap Konfrontasi Militer dengan Turki untuk Bela Kedaulatan
Profil Omar Mokhtar,...
Profil Omar Mokhtar, Ulama dan Pejuang Kemerdekaan Libya yang Dihukum Gantung oleh Italia
Bertemu Menlu Israel...
Bertemu Menlu Israel di Italia, Menlu Libya Dipecat
Trio Eropa Ancam Beri...
Trio Eropa Ancam Beri Sanksi Pelanggar Embargo Senjata Libya
Dampak Gelombang Panas,...
Dampak Gelombang Panas, Kebakaran Hutan Mengerikan Landa Yunani, Spanyol dan Italia
Italia: Membiarkan Muammar...
Italia: Membiarkan Muammar Gaddafi Dibunuh, Barat Bikin Kesalahan Besar
Berita Terkini
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
3 menit yang lalu
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
49 menit yang lalu
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
1 jam yang lalu
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
1 jam yang lalu
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
2 jam yang lalu
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved