PBB: Suriah Beri Izin Pengiriman Pengamat Tambahan ke Aleppo
Selasa, 20 Desember 2016 - 18:42 WIB
PBB: Suriah Beri Izin Pengiriman Pengamat Tambahan ke Aleppo
A
A
A
JENEWA - PBB menuturkan, pemerintah Suriah sudah memberikan izin untuk akses masuk pengamat tambahan ke Aleppo timur. PBB rencananya akan mengirimkan 20 orang lagi ke Aleppo timur untuk memantau proses evakuasi di kota tersebut.
Juru bicara PBB, Jens Laerke mengatakan, sejauh ini yang bisa dilakukan PBB di Aleppo timur adalah memantau proses evakuasi itu. Ini dikarenakan PBB tidak memiliki akses untuk mengirimkan bus dan turut mengevakuasi orang-orang di Aleppo timur.
"Ini akan menggandakan jumlah pengamat internasional yang berada di Aleppo. Tugas kita adalah untuk memantau dan mengamati evakuasi," kata Larke dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (20/12).
"Kami tidak memiliki akses independen untuk mengirimkan bus, sehingga kita tidak bisa masuk dan mengevakuasi orang. Tapi, itu tidak mempengaruhi kewajiban kami terkait masalah perlindungan, sesuatu yang selalu menjadi fokus kami," sambungnya.
Pengiriman pengamat ke Aleppo timur merupakan realisasi dari resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB. Resolusi yang ditulis oleh Prancis itu disepakati dengan suara bulat oleh seluruh anggota DK PBB, semalam.
Juru bicara PBB, Jens Laerke mengatakan, sejauh ini yang bisa dilakukan PBB di Aleppo timur adalah memantau proses evakuasi itu. Ini dikarenakan PBB tidak memiliki akses untuk mengirimkan bus dan turut mengevakuasi orang-orang di Aleppo timur.
"Ini akan menggandakan jumlah pengamat internasional yang berada di Aleppo. Tugas kita adalah untuk memantau dan mengamati evakuasi," kata Larke dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (20/12).
"Kami tidak memiliki akses independen untuk mengirimkan bus, sehingga kita tidak bisa masuk dan mengevakuasi orang. Tapi, itu tidak mempengaruhi kewajiban kami terkait masalah perlindungan, sesuatu yang selalu menjadi fokus kami," sambungnya.
Pengiriman pengamat ke Aleppo timur merupakan realisasi dari resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB. Resolusi yang ditulis oleh Prancis itu disepakati dengan suara bulat oleh seluruh anggota DK PBB, semalam.
(esn)