Otoritas Ghana Gerebek Kedubes AS Palsu di Accra

Minggu, 04 Desember 2016 - 20:36 WIB
Otoritas Ghana Gerebek...
Otoritas Ghana Gerebek Kedubes AS Palsu di Accra
A A A
WASHINGTON - Otoritas keamanan di Ghana dilaporkan telah melakukan penggerebekan terhadap sebuah gedung yang menjadi lokasi Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) palsu. Kedubes AS palsu itu berlokasi di pusat kota Accra, yang merupakan ibukota Ghana. Kedubes palsu ini diyakini sudah beroperasi selama belasan tahun.
Kementerian Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan menuturkan, kedubes palsu tersebut dioperasikan oleh orgnanisasi kejahatan internasional. Otoritas Ghana, lanjut Kemlu AS, menggerebek dan menutup kedubes palsu tersebut beberapa waktu lalu.
"(kedubes) Itu tidak dioperasikan oleh pemerintah AS, tetapi oleh tokoh-tokoh dari kedua lingkaran kejahatan terorganisir Ghana dan Turki yang bekerjasama dengan pejabat imigrasi Ghana," kata Kemlu AS, seperti dilansir Reuters pada Minggu (4/12).
"Warga Turki, yang berbicara bahasa Inggris dan Belanda, berpose sebagai petugas konsuler dan staf operasi. Investigasi juga menemukan sebuah kedubes Belanda palsu," sambungnya.
Kemlu AS menuturkan, kelompok itu menerbitkan visa AS yang sah dan dokumen identifikasi palsu, termasuk akta kelahiran dengan biaya USD 6.000 untuk masing-masing dokumen. Otoritas Ghana juga berhasil menemukan visa asli dan palsu India, Afrika Selatan, dan Schengen, serta 150 paspor yang berasal dari 10 negara.
Pernyataan yang dikeluarkan oleh Kemlu AS tidak memberikan rincian mengenai bagaimana organisasi kejahatan tersebut mendapatkan visa asli. Selain itu, Kemlu AS juga tidak memberikan rincian berapa banyak orang yang diyakini memasuki AS dan negara-negara lain dengan menggunakan visa yang dikeluarkan oleh organisasi kejahatan tersebut.
Kedubes asli AS di Ghana sendiri berlokasi di kompleks terkemuka dan dijaga ketat di Cantonments, salah satu lingkungan paling mahal di ibukota. Sementara Kedutaan palsu AS buka tiga kali dalam sepekan. Para penjahat mengiklankan mengenai keberadaan Kebedubes AS tersebut melalui papan iklan di Ghana, Togo dan Pantai Gading. Sindikat ini juga membawa klien dari seluruh Afrika Barat ke Accra, di mana mereka menyewa kamar hotel di lokasi terdekat.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
40 menit yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
1 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
2 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
3 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved