Krisis Rohingya, Eks Sekjen PBB Kunjungi Myanmar

Jum'at, 02 Desember 2016 - 16:33 WIB
Krisis Rohingya, Eks...
Krisis Rohingya, Eks Sekjen PBB Kunjungi Myanmar
A A A
YANGON - Sebuah tim yang dipimpin oleh mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Kofi Annan tiba di bagian barat laut negara bagian Rakhine, Myanmar. Kedatangan Annan dan timnya untuk mengatasi penderitaan Muslim Rohingya di tengah tindakan keras militer Myanmar yang telah menewaskan sedikitnya 86 orang dan membuat 10 ribu orang melarikan diri ke Bangladesh.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (2/12/2016), Annan akan menghabiskan beberapa hari di ibukota negara bagian, Sittwe, sebelum melakukan perjalanan ke utara. Wilayah tersebut telah berada di bawah pengawasan yang ketat sejak militer melancarkan sapuan pasca penyerangan pos perbatasan oleh militan pada 9 Oktober lalu.

Kedatangan tim Kofi Annan ini disambut dengan aksi demonstrasi. Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "Tolak Komisi Kofi Annan" dan meneriakkan yel-yel "Kami tidak ingin komisi Kofi Annan". Polisi, beberapa diantaranya mengenakan rompi anti peluru dan membawa senapan, tampak melibihin jumlah pengunjuk rasa.

"Rakhine adalah masalah internal. Kami tidak bisa menerima gangguan dari luar. Kami tidak perlu orang asing untuk urusan internal kami. Hal ini menunjukkan bagaimana pemerintah tidak bisa menangani masalah ini," kata Maung Khin, seorang petani yang ikut dalam aksi protes.

Para pejabat PBB pekan ini mengatakan ebih dari 10.000 orang telah melarikan diri ke Bangladesh dalam beberapa pekan terakhir. Militer dan pemerintah Myanmar telah menolak tuduhan oleh warga dan kelompok-kelompok hak asasi bahwa tentara telah memperkosa wanita Rohingya, membakar rumah dan membunuh warga sipil selama operasi militer.
(ian)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
47 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved