Fidel Castro Meninggal, Trump Ancam Akhiri Hubungan AS dan Kuba

Selasa, 29 November 2016 - 04:22 WIB
Fidel Castro Meninggal,...
Fidel Castro Meninggal, Trump Ancam Akhiri Hubungan AS dan Kuba
A A A
NEW YORK - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengakhiri mencairnya hubungan antara AS dan Kuba di saat Havana berduka atas meninggalnya Fidel Castro. Ancaman Trump bisa diurungkan jika pemerintah Kuba menawarkan kesepakatan yang lebih baik.

AS dan Kuba pernah bermusuhan puluhan tahun sejak Fidel Castro meraih kekuasaan melalui revolusi komunis. Namun, setelah Kuba dipimpin Raul Castro (adik Fidel Castro) dan AS dipimpin Barack Obama, hubungan kedua negara dipulihkan.

Obama pada Maret 2016 lalu telah melakukan kunjungan bersejarah ke Havana. Kunjungan Obama itu menjadi simbol rekonsiliasi AS dan Kuba.

Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan baru baru AS dan Kuba perlu dinegosiasikan. “Jika Kuba tidak bersedia untuk membuat kesepakatan yang lebih baik untuk rakyat Kuba, rakyat Kuba/Amerika dan AS secara keseluruhan, saya akan mengakhiri kesepakatan,” kata Trump melalui Twitter, seperti dikutip IB Times, Selasa (29/11/2016).

Trump telah mengeluarkan pernyataan berisi kecaman untuk Fidel Castro di saat para tokoh dan pemimpin dunia berbelasungkawa. ”Seorang diktator brutal yang menindas rakyat sendiri selama hampir enam decade,” kata Trump.

”Warisan Fidel Castro adalah salah satu regu penembak regu, pencurian, penderitaan tak terbayangkan, kemiskinan dan penolakan hak asasi manusia,” lanjut Trump.

”Sementara Kuba tetap menjadi pulau totaliter, itu adalah harapan saya bahwa hari ini menandai peralihan dari kengerian yang bertahan terlalu lama, dan menuju masa depan di mana orang-orang Kuba yang baik akhirnya hidup dalam kebebasan mereka yang begitu layak,” imbuh Trump.
(mas)
Berita Terkait
Mungkinkah Kuba Menyerah...
Mungkinkah Kuba Menyerah karena Ancaman Trump?
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Soal Kuba, Kebijakan...
Soal Kuba, Kebijakan Biden Masih Mengekor Trump
China Dukung Kuba di...
China Dukung Kuba di Tengah Ancaman Serangan AS
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
1 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
1 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
2 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
3 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved