Polisi Inggris Buru Pria Penyabotase Kondom untuk Tularkan HIV ke Pacar

Jum'at, 25 November 2016 - 09:48 WIB
Polisi Inggris Buru...
Polisi Inggris Buru Pria Penyabotase Kondom untuk Tularkan HIV ke Pacar
A A A
SUSSEX - Para polisi di Sussex, Inggris, sedang memburu pria penata rambut yang dituduh menyabotase kondom untuk menularkan HIV ke pacarnya. Pelaku yang sudah dibawa ke pengadilan pekan lalu telah menghilang dari tempat tinggalnya di Brighton.

Buron polisi Inggris bernama Daryll Rowe, 26, pertama kali dituduh melakukan kejahatan pada bulan Februari 2016 lalu. Polisi tidak tahu keberadaannya pada saat ini dan curiga Rowe sudah kembali ke daerah asalnya, Edinburgh, Skotlandia.

“Petugas sedang mencari seorang pria berusia 26 tahun yang ditangkap di Brighton karena dicurigai sengaja menginfeksi orang dengan HIV pada bulan Februari tahun ini, setelah dia gagal memeberi jaminan pada hari Jumat,” bunyi pernyataan Kepolisian Sussex, yang disampaikan seorang juru bicara.

”Surat perintah (penangkapan) tidak diperlukan untuk dirinya, tangkap saat ditemui. Kami secara aktif bekerja sama dengan pasukan polisi lainnya untuk menemukannya dan mengejar di semua lini penyelidikan,” lanjut pernyataan polisi, seperti dikutip dari Daily Mirror, Jumat (25/11/2016).

”Pria ini membuat kondisi untuk tidak datang ke Brighton dan kami tidak percaya dia di Sussex. Siapapun yang prihatin dengan tuduhan ini dapat mencari penasihat kesehatan dan berbicara kepada kami,” imbuh pernyataan polisi.

Pada saat penangkapannya, dua calon korban telah berbicara dengan detektif. Para pejabat setempat mendesak siapa saja yang mungkin telah terlibat hubungan seksual dengan Rowe antara bulan Oktober tahun lalu hingga pertengahan Februari tahun ini untuk berkonsultasi tentang kesehatan.

Para pejabat di Skotlandia telah mengkonfirmasi bahwa Rowe memang warga di negara itu. Tom Scanlon, direktur kesehatan masyarakat di Sussex pada saat itu, sudah meminta setiap orang yang pernah kontak seksual dengan pelaku untuk segera menghubungi layanan kesehatan.

“Penyedia layanan akan dapat menawarkan saran tentang apakah diperlukan pengujian lebih lanjut (atau tidak). HIV adalah kondisi serius dan ada infeksi menular seksual lainnya yang dapat diperoleh saat berhubungan seks yang tidak aman,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Tiga Orang Tewas dalam...
Tiga Orang Tewas dalam Serangan Penikaman di Glasgow Skotlandia
Hubungan Panas-Dingin...
Hubungan 'Panas-Dingin' Sejak Lama, Inggris-Skotlandia Pecah
Diolok-olok Bikin Gol...
Diolok-olok Bikin Gol Bunuh Diri, Harry Maguire Terus Dibela Southgate
Inggris Bantah akan...
Inggris Bantah akan Pindahkan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Jika Skotlandia Merdeka
Preview Inggris vs Skotlandia:...
Preview Inggris vs Skotlandia: Laga Bersejarah
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Inggris vs SKotlandia
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
1 jam yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
6 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
7 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
8 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
9 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved