AS-Filipina Sepakat Lanjutkan Kerjasama Militer

Selasa, 22 November 2016 - 19:59 WIB
AS-Filipina Sepakat...
AS-Filipina Sepakat Lanjutkan Kerjasama Militer
A A A
MANILA - Amerika Serikat (AS) dan Filipina dilaporkan telah sepakat untuk melanjutkan kerjasama militer mereka. Kesepakatan ini dicapai setelah terjadi pertemuan antara pejabat militer kedua negara di Manila, Filipina.
Dalam pernyataan bersama yang dibacakan oleh juru bicara militer Filipina, Brigadir Jenderal Restituto Padilla disebutkan, kedua negara akan menormalkan kembali kerjasama militer dalam berbagai aspek.
"Kami akan melanjutkan kerjasama untuk kepentingan nasional dan keamanan kedua negara. Ini akan mencakup bantuan kemanusiaan, bantuan bencana, kontra-terorisme dan keamanan maritim," kata Padilla, seperti dilansir Reuters pada Selasa (22/11).
Namun, menurut seorang pejabat militer Filipina yang terlibat dalam pembicaraan, kedua pihak juga sepakat untuk menurunkan intensitas latihan bersama dan juga mengurangi jumlah personel yang terlibat, khususnya dari sisi AS.
"Kedua sekutu akan lebih fokus pada bantuan kemanusiaan dan operasi tanggap bencana dan pelatihan non-tradisional militer lainnya dan latihan bersama," kata jenderal, yang berbicara dengan syarat anonim karena ia tidak berwenang untuk berbicara kepada media.
Kesepakatan ini sendiri seperti bertentangan dengan apa yang kerap disampaikan oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Dimana, Duterte mengatakan tidak akan ada lagi latihan bersama kedua negara, dan militer AS harus angkat kaki dari Filipina dengan batas waktu dua tahun ke depan.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
11 menit yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
33 menit yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
1 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
1 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
2 jam yang lalu
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved