Trump atau Hillary Pemenang Pilpres AS? Ini Prediksinya

Senin, 07 November 2016 - 10:09 WIB
Trump atau Hillary Pemenang...
Trump atau Hillary Pemenang Pilpres AS? Ini Prediksinya
A A A
WASHINGTON - Rakyat Amerika Serikat (AS) akan memilih presiden baru pada Selasa (8/11/2016) waktu AS atau Rabu (9/11/2016) WIB. Prediksi apakah Hillary Clinton atau Donald Trump yang akan jadi pemenang pemilu presiden (pilpres) telah bermunculan hari ini.

Jajak pendapat dari Washington Post/ABC menunjukkan, kandidat presiden Partai Demokrat Hillary Clinton unggul lima poin dari rivalnya, Donald Trump (kandidat presiden Partai Republik). Namun, jajak pendapat IBD/TPP, menunjukkan Trump memang satu poin dari Hillary.

Tak satu pun dari jajak pendapat itu yang mempertimbangkan reaksi pemilih terhadap keputusan FBI yang membersihkan Hillary dari dakwaan kriminal dalam penyelidikan terbaru skandal email.

Dalam Pilpres AS, ada tiga negara bagian yang dianggap jadi penentu kemenangan. Ketiganya adalah Michigan, Wisconsin dan New Hampshire.

Di tiga negara bagian ini, Trump telah menghabiskan waktu lebih lama. Sebab, dari pengalaman Pilpres AS sebelumnya, ketiga negara bagian ini telah mendulang suara yang menjamin kemenangan kandidat presiden Partai Demokrat, yang saat itu Barack Obama.

Prediksi lebih “radikal” muncul dari Los Angeles Times, yang menunjukkan peta di mana Hillary menang dengan 352 suara electoral votes. Sedangkan Trump diprediksi meraih 186 suara electoral votes. “Kami telah memperbarui peta pemilihan kami untuk terakhir kalinya di tahun kampanye yang kocar-kacir ini,” tulis media AS itu dalam prediksinya.

“Untuk versi ini, tujuan kami adalah tidak ada lemparan. Kami memberikan Anda perkiraan terbaik kami, berdasarkan polling publik, sejarah negara dan pelaporan yang dilakukan oleh staf kampanye kami, di jalan yang kami pikir masing-masing dari 50 negara bagian dan Distrik Columbia akan jatuh tahun ini,” lanjut laporan prediksi itu.

Dalam prediksinya, Los Angeles Times, menyatakan North Carolina, Ohio dan Arizona akan mendulang suara untuk kemenangan Hillary Clinton. Sedangkan Trump diprediksi akan menang di Iowa dan Utah.

Jika prediksi ini benar, maka sejarah kemanangan kandidat presiden dari Partai Demokrat akan terulang lagi setelah pilpres 2012, kandidat Partai Demokrat yakni Barack Obama menang dari rivalnya, Mitt Romney.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
1 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
5 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
6 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
7 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
8 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved