Armada Kapal Induk Rusia yang Gemparkan Barat Tiba di Mediterania

Rabu, 02 November 2016 - 02:02 WIB
Armada Kapal Induk Rusia...
Armada Kapal Induk Rusia yang Gemparkan Barat Tiba di Mediterania
A A A
MOSKOW - Armada tempur Rusia yang dipimpin kapal induk Admiral Kuznetsov telah mencapai Laut Mediterania setelah dalam perjalananannya memicu kegemparan di negara-negara Barat. Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu.

Shoigu mengatakan bahwa Moskow telah terkejut oleh sikap negara-negara yang menolak masuk kapal perang dari armada itu ke pelabuhan mereka. Dia mempertanyakan keputusan negara-negara Barat siapa lawan mereka sebenarnya, apakah teroris atau Rusia.

”Pergerakan kapal kami telah menyebabkan kegemparan di antara mitra Barat kami,” kata Shoigu, yang dikutip Russia Today, semalam (1/11/2016).

”Tapi yang paling mengejutkan adalah posisi negara tertentu yang di bawah tekanan Amerika Serikat dan NATO, yang secara terbuka telah menolak masuk kapal perang (Rusia) ke pelabuhan mereka,” ujarnya.

”Itu tidak mempengaruhi jadwal gerakan mereka (armada kapal induk) di sepanjang rute yang dipilih, karena mereka telah disediakan dengan semua sumber daya yang diperlukan,” imbuh Shoigu.

Menteri Pertahanan Rusia itu mencatat bahwa keputusan beberapa negara Barat yang menolak kapal Rusia masuk ke pelabuhan mereka. ”Barat telah menunjukkan bagaimana pada kenyataannya,” ujar Shoigu.

”Ini adalah waktu untuk rekan-rekan Barat kami untuk memutuskan siapa yang mereka perangi sebenarnya, teroris atau Rusia. Sebagaimana salah satu penyair pernah berkata, 'seseorang tidak dapat duduk di satu (lokasi) dan tempat yang sama pada kereta api yang berbeda',” sambung Shoigu.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg sempat mengkritik pengerahan armada kapal induk Rusia ke Laut Mediterania yang dia sebut akan digunakan untuk misi tempur di Suriah. ”Kami prihatin dan saya telah menyatakan bahwa sangat jelas tentang penggunaan potensi kelompok pertempuran ini untuk meningkatkan kemampuan Rusia dan menjadi platform untuk serangan udara terhadap Suriah,” katanya.

Rusia mengkritik balik NATO dengan menyebut komentar Stoltenberg tidak membangun. Rusia menegaskan armada kapal induk Admiral Kuznetsov tidak mengambil peran untuk misi tempur di Suriah, tapi hanya patroli rutin di Laut Mediterania.
(mas)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
59 menit yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
1 jam yang lalu
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
2 jam yang lalu
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
6 jam yang lalu
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
6 jam yang lalu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
6 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved