Bankir Pembunuh 2 WNI Pernah Terlibat Skandal Seks dengan Bocah Lelaki

Selasa, 01 November 2016 - 03:53 WIB
Bankir Pembunuh 2 WNI...
Bankir Pembunuh 2 WNI Pernah Terlibat Skandal Seks dengan Bocah Lelaki
A A A
HONG KONG - Bankir asal Inggris, Rurik Jutting, 31, terdakwa kasus pembunuhan terhadap dua perempuan warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong, diketahui pernah terlibat skandal seks dengan bocah lelaki di Inggris. Pria ini telah menyiksa dan membunuh Sumarti Ningsih, 23, dan Seneng Mujiasih, 26, di apartemennya di Hong Kong, pada November 2014.

Pengacaranya, Tim Owen, pada sidang di pengadilan Hong Kong hari Senin, mengatakan bahwa Jutting mengalami serangkaian gangguan selama pembunuhan terhadap dua perempuan Indonesia berlangsung.

Jutting yang tercatat sebagai lulusan Cambridge University sebelumnya bekerja untuk bank Amerika di Hong Kong. Owen dalam kesaksiannya untuk Jutting mengutip hasil konsultasi dengan Richard Latham, seorang psikiater forensik Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris.

Menurutnya, Jutting tidak mampu mengontrol perilakunya pada saat pembunuhan terjadi. Owen mengatakan bahwa Jutting adalah korban kekerasan seksual ketika dia masih menjadi mahasiswa di Winchester College, kampus bergengsi di Inggris. Pada saat itulah, ujar Owen, Jutting dipaksa untuk melakukan seks oral pada anak lelaki.

Owen melanjutkan, ayah Jutting pernah mencoba bunuh diri ketika Jutting berusia 16 tahun.

Latham juga memberikan kesaksian di pengadilan, kemarin. “Hal yang saya tidak pernah (terjadi) sebelumnya dalam kasus adalah rekaman video yang dibuatnya sendiri,” ujarnya mengacu pada tindakan Jutting yang merekam monolognya via iPhone saat menyiksa dan membunuh Sumarti Ningsih.

Jutting sebelumnya mengaku bahwa tindakannya saat menyiksa membunuh dua wanita Indonesia yang kerja di Hong Kong itu karena terpengaruh kokain.

“Pada tahun 2011, Jutting sangat suka pada kekerasan seksual, penyiksaan, pemerkosaan dan perbudakan,” kata Latham, seperti dikutip IB Times, Selasa (1/11/2016). “Ia menggunakan pornografi untuk bertindak pada hal-hal ini.”
(mas)
Berita Terkait
Inggris Siap Tampung...
Inggris Siap Tampung Warga Hong Kong
Rekor, Jumlah Warga...
Rekor, Jumlah Warga Hong Kong yang Mengajukan Paspor Inggris
Inggris Tawarkan Kewarganegaraan...
Inggris Tawarkan Kewarganegaraan kepada Tiga Juta Warga Hong Kong
Inggris Peringatkan...
Inggris Peringatkan China: Jangan Rusak Permata Hong Kong
Bersitegang dengan Inggris,...
Bersitegang dengan Inggris, China Siapkan Serangan Balik yang Kuat
China Murka Inggris...
China Murka Inggris Tawarkan Kewarganegaraan pada Penduduk Hong Kong
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
48 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved