Menlu Yaman: Bidik Makkah dengan Rudal, Houthi Picu Kemarahan Muslim

Sabtu, 29 Oktober 2016 - 08:01 WIB
Menlu Yaman: Bidik Makkah...
Menlu Yaman: Bidik Makkah dengan Rudal, Houthi Picu Kemarahan Muslim
A A A
KAIRO - Menteri Luar Negeri (Menlu) Yaman Abed Al-Malik Al-Mikhlafi, mengatakan dunia kini menyadari bahanya kelompok pemberontak Houthi Yaman setelah berani menembakkan rudal balistik ke kota suci Makkah, Arab Saudi. Menurutnya, tindakan Houthi merupakan provokasi yang memicu kemarahan umat Muslim.

Rudal balistik yang ditembakkan Houthi ke arah Makkah berhasil dicegat dan dihancurkan militer Arab Saudi. Menurut Saudi, rudal tersebut sudah melesat sejauh 65 km dari Kota Makkah saat dicegat dan dihancurkan.

”Mereka tidak memenuhi syarat untuk perdamaian dan dunia telah menyadari bahayanya kelompok ini,” kata Abed Al-Malik Al-Mikhlafi kepada Al-Hadat media jaringan Al Arabiya, dari Kairo, semalam (28/10/2016).

Baca:
Kota Suci Makkah Nyaris Dihantam Rudal Balistik Houthi Yaman


Meski serangan rudal berhasil digagalkan, tindakan Houthi telah memicu kecaman dari negara-negara Teluk, Liga Arab dan pusat studi Islam Al-Azhar.

”Eskalasi oleh milisi (Houthi) milisi dan peluncuran rudal terbaru di kota suci Makkah mengungkapkan bahwa mereka adalah alat Iran yang bertujuan menghancurkan seluruh wilayah dan memicu konflik regional,” kata Menlu Yaman tersebut.

Menurutnya, Houthi dan sekutunya yakni pasukan loyalis mantan presiden Ali Abdullah Saleh tidak menyadari jika mereka dijadikan alat.

”Keberanian dari serangan baru-baru ini dipandang sebagai provokasi, (pemicu) kemarahan Muslim yang melihatnya sebagai pelanggaran wilayah suci,” ujarnya. ”Jika mereka menyadari hal ini, mereka akan berhenti,” lanjut dia.

Baca juga:
UEA Kecam Iran terkait Serangan Houthi ke Makkah


Kelompok Houthi pada September 2014 telah memaksa presiden sah Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi mengungsi ke Saudi dalam usaha kudeta. Houthi dan sekutunya sampai saat ini masih menguasai Ibu Kota Sanaa dan telah mengumumkan sebuah komite politik untuk mengelola negara yang dilanda krisis setelah pembicaraan damai Yaman di Kuwait berakhir tanpa terobosan pada awal Agustus lalu.

”Milisi melanjutkan jalan ini dengan memiliki keberanian untuk menyerang situs suci Muslim di Makkah sebagai bagian dari rencana,” kata Abed Al-Malik Al-Mikhlafi.

Kelompok Houthi dalam sebuah pernyataan hari Jumat, mengkonfirmasi tembakan rudal balistik Burkan-1 ke wilayah Arab Saudi. Namun, Houthi mengklaim tembakan rudal balistik mereka diarahkan ke Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, bandara tersibuk Kerajaan Arab Saudi, bukan ke Makkah.
(mas)
Berita Terkait
Yaman Umumkan Pembentukan...
Yaman Umumkan Pembentukan Pemerintahan Baru
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Balas Dendam, Arab Saudi...
Balas Dendam, Arab Saudi Mengamuk di Yaman
Saudi Berhasil Bersihkan...
Saudi Berhasil Bersihkan 400.000 Ranjau Darat di Yaman
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Benarkah Arab Saudi...
Benarkah Arab Saudi dan Yaman Berperang? Simak Penjelasannya
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
48 menit yang lalu
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 jam yang lalu
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
5 jam yang lalu
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
6 jam yang lalu
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
10 jam yang lalu
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
11 jam yang lalu
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved