Rusia Terdepak dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB

Sabtu, 29 Oktober 2016 - 00:36 WIB
Rusia Terdepak dari...
Rusia Terdepak dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB
A A A
NEW YORK - Rusia kehilangan tempatnya di Dewan HAM PBB setelah dikalahkan oleh Kroasia dalam pemungutan suara yang dilakukan secara tertutup. Ini adalah yang pertama kalinya sejak 2006 lalu Rusia terdepak dari keanggotaan Dewan HAM PBB.

47 tempat di Dewan HAM PBB didistribusikan secara regional dimana sepertiga dari anggota dipilih kembali setiap tahun. Rusia terdepak setelah tiga tahun terpilih, kalah bersaing dengan Hungaria dan Kroasia untuk dua kursi yang tersisa untuk Eropa Timur. Hungaria berhasil unggul jauh atas Kroasi yang mendapat dukungan 114 dari 193 negara dan Rusia yang mendapatkan dukungan 112 negara.

Seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (29/10/2016), jelang pemilihan UNHRC tahun ini Rusia berada di bawah tekanan terpadu dari organisasi hak manusia. Sebuah petisi yang ditandatangani oleh 80 LSM, termasuk Human Rights Watch dan Pengungsi Internasional, meminta negara-negara untuk mempertanyakan peran Rusia di Suriah yang dinilai tidak cocok untuk duduk di lembaga utama hak asasi manusia PBB.

Rusia menolak permohonan itu dengan mengatakan tuduhan itu lebih memuat motivasi politik daripada kepedulian terhadap hak asasi manusia. Moskow, yang telah melakukan serangan udara di Suriah sejak tahun lalu, mengatakan bertindak sesuai dengan hukum menyusul permintaan resmi dari pemerintah Suriah. Moskow pun menegaskan bahwa upaya perang ditargetkan kepada kelompok teroris.

Badan HAM PBB ini menggantikan Komisi PBB tentang Hak Asasi Manusia (UNHCR) pada tahun 2006 yang diguncang tuduhan dominasi rezim otoriter dan terlalu asyik terhadap pelanggaran Israel di Palestina dengan mengorbankan kejahatan hak asasi manusia di tempat lain di dunia. Terpilihnya Muammar Gaddafi sebagai kepala komisi pada tahun 2003 mengundang kecaman dari media barat dan politisi serta memicu reformasi terhadap UNHCR.
(ian)
Berita Terkait
Rusia: Mekanisme Politik...
Rusia: Mekanisme Politik PBB Cegah Perang Dunia III
Eks PM Rusia Prihantin...
Eks PM Rusia Prihantin PBB Ingin Diganti 'Klub Negara Demokrasi'
Presiden Ukraina Pidato...
Presiden Ukraina Pidato di PBB, Minta Dunia Bersatu Pukul Mundur Rusia
PBB Bakal Gelar Voting...
PBB Bakal Gelar Voting Tentukan Nasib Rusia di Dewan HAM
Menimbang Resolusi Konflik...
Menimbang Resolusi Konflik Rusia-Ukraina ala Prabowo
Rusia Beri Komentar...
Rusia Beri Komentar Tegas Soal Prospek Ekspansi Dewan Keamanan PBB
Berita Terkini
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
23 menit yang lalu
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
2 jam yang lalu
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
3 jam yang lalu
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
4 jam yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
5 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved