Manuver Akbar, Rusia dan Pecahan Soviet Kerahkan 100 Jet Tempur

Kamis, 27 Oktober 2016 - 14:32 WIB
Manuver Akbar, Rusia...
Manuver Akbar, Rusia dan Pecahan Soviet Kerahkan 100 Jet Tempur
A A A
MOSKOW - Rusia dan enam negara pecahan Soviet mengerahkan lebih dari 100 pesawat jet tempur untuk melakukan manuver besar-besaran. Tujuannya untuk menguji pertahanan udara mereka di tengah ketegangan dengan Barat.

Manuver akbar itu digelar mulai pukul 08.00 waktu Moskow pada hari Rabu yang dikoordinasikan oleh pusat komando Angkatan Udara Rusia di dekat Moskow. Sebanyak 130 komando dan pusat kontrol dalam posisi siaga tinggi di Rusia dan di enam negara pecahan Soviet yakni, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan dan Uzbekistan.

Dalam latihan besar-besaran, angkatan udara Rusia dan enam negara pecahan Soviet menguji kemampuan masing-masing dalam untuk menanggapi pelanggaran wilayah udara, termasuk pembajakan pesawat, dan menolong awak pesawat yang dalam kondisi kesulitan.

Beberapa jenis pesawat jet tempur yang ambil bagian dalam manuver besar-besaran ini di antaranya, jet tempur Su-27, MiG-29 dan MiG-31 dan pesawat pengebom nuklir Su-24 dan Su-34.

Sedangkan pesawat Tu-160, Tu-95MS dan Tu-22M3 ikut melakukan simulasi serangan terhadap terhadap pesawat musuh. Latihan yang melibatkan ratusan jet tempur itu diawasi oleh Commonwealth of Independent States (CIS), sebuah aliansi dari bekas negara-negara Soviet.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, Inggris ancang-ancang untuk menyebarkan tank, pesawat tanpa awak dan 800 tentaranya ke Estonia pada musim semi berikutnya. Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, mengatakan bahwa pasukan Inggris sepenuhnya dalam kemampuan siap tempur.

“Batalion ini akan menjadi defensif secara natural, tetapi akan sepenuhnya dalam kemampuan siap tempur,” katanya.

”Ini adalah tentang dua hal; jaminan, dan yang perlu dilakukan dengan beberapa kehadiran pasukan tangguh, dan pencegahan. Ini bukan hanya ‘perjalanan kawat’. Ini adalah kehadiran militer yang serius,” katanya lagi, seperti dikutip express.co.uk, Kamis (27/10/2016).
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
15 menit yang lalu
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
1 jam yang lalu
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
2 jam yang lalu
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
3 jam yang lalu
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
4 jam yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved