Layaknya Adonan, ISIS Lumatkan dan Panggang 250 Anak di Oven Roti

Kamis, 27 Oktober 2016 - 09:22 WIB
Layaknya Adonan, ISIS...
Layaknya Adonan, ISIS Lumatkan dan Panggang 250 Anak di Oven Roti
A A A
RAQQA - Kelompok ISIS dituduh melumatkan tubuh sekitar 250 anak di Suriah dan memanggangnya di oven roti raksasa. Tuduhan itu disampaikan seorang ibu di Suriah, Alice Assaf, yang anaknya menjadi salah satu korban.

Menurut Alice Assaf, para korban adalah anak-anak dari komunitas non-Muslim. Alice mengatakan, anak lelakinya, George, jadi korban kebrutalan ISIS setelah menolak mengidentifikasi dirinya dengan nama Muslim.

George, kata Alice, ditembak dan dipukuli hingga tewas. Alice melanjutkan, nasib ratusan anak Suriah jauh lebih buruk dari yang dialami George.

Kebrutalan ISIS yang diungkap Alice kemarin, merupakan kejadian dua tahun lalu. Saat itu, keluarga Alice yang merupakan bagian dari kelompok minoritas di Suriah jadi target kelompok radikal tersebut.

Dia mengatakan bahwa dia dan anak-anaknya terpaksa bersembunyi di rumah seorang tetangga Muslim selama pembantaian dilakukan kelompok ISIS.

Alice menceritakan tragedi itu dalam sebuah wawancara dengan Roads of Success, yang dikutip Daily Mirror, Rabu (26/10/2016). ”Kemudian, kami mendengar bahwa militan (ISIS) meraih enam orang kuat yang bekerja di toko roti dan membakar mereka di dalam oven,” katanya.

”Setelah itu, mereka menangkap sekitar 250 anak dan melumatkan mereka seperti adonan di mesin adonan bakery,” lanjut Alice.

Ketika tentara rezim Suriah berusaha melawan, sambung Alice, ISIS mulai melemparkan anak-anak berumur empat tahun dari atas balkon bangunan. Hal itu sebagai upaya untuk menakut-nakuti tentara Suriah agar pergi.

Berbicara tentang anaknya, George, Alice mengaku sudah memohon pada anaknya agar mengubah nama dan menyangkal kepercayaannya.

Alice masih ingat kata-kata anaknya. ”Saya tidak ingin menyembunyikan diri Anda (Alice), orang yang mengajari saya untuk mengikuti apa yang dikatakan Kristus; 'Barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya sebelum ke surga’,” ujar Alice menirukan ucapan anaknya sebelum meninggal.

“Mereka (ISIS) membawanya ke halaman belakang untuk ditembak dan dibunuh. Mereka membunuhnya karena namanya 'George',” kata Alice.

Alice sendiri berhasil lolos dari kebrutalan ISIS. Dia mengaku tidak tahu di mana anaknya dimakamkan, karena para korban dikubur di sebuah kuburan massal.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
1 jam yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
2 jam yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
3 jam yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
4 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved