Giliran TV Rusia Peringatkan Pecahnya Perang Nuklir Lawan AS

Jum'at, 14 Oktober 2016 - 09:06 WIB
Giliran TV Rusia Peringatkan...
Giliran TV Rusia Peringatkan Pecahnya Perang Nuklir Lawan AS
A A A
MOSKOW - Setelah sejumlah surat kabar Moskow memperingatkan bahwa Rusia dan Amerika Serikat (AS) di ambang perang nuklir, kini giliaran televisi pemerintah Rusia mengeluarkan peringatan serupa. Stasiun televisi (TV) itu mengingatkan warga Rusia untuk tahu lokasi perlindungan jika perang terjadi.

”Jika itu harus terjadi suatu hari, setiap satu dari Anda harus tahu di mana perlindungan bom terdekat. Hal terbaik untuk mencari tahu sekarang,” demikian laporan stasiun NTV yang dikelola negara Rusia.

Penyiar stasiun televisi itu menghabiskan dua jam untuk mengulas pertahanan diri militer Rusia dengan senjata nuklirnya. ”Kami sudah muak dengan omelan Amerika (tentang krisis) Suriah,” kata penyiar NTV, Evgeny Kiselyov, dalam siarannya. “Perilaku impudent dari AS dapat mengambil dimensi nuklir,” lanjut dia, yang dikutip Jumat (14/10/2016).

Baca:
Media Inggris: Waswas PD III, Putin Desak Warganya di Barat Pulang


Kekhawatiran pecahnya perang nuklir antara AS dan Rusia juga sudah jadi sorotan media-media Barat. Terlebih sejak Rusia melakukan latihan perang nuklir yang melibatkan 40 juta orang.

Selain itu, keputusan Rusia menangguhkan perjanjian dengan AS soal pembuangan plutonium dan pengerahan rudal nuklir Iskander M ke Kaliningrad ikut memperkuat spekulasi tentang persiapan perang nuklir dari pihak Moskow. Namun, para analis Rusia menganggap spekulasi itu telalu berlebihan.

”Ini konyol,” kata Aleksander Baunov, seorang analis di Carnegie Moscow Center. ”Ini bukan persiapan untuk perang,” katanya lagi.

Baca juga:
Wakil PM Turki Sebut AS dan Rusia Akan Terlibat Perang Besar


Ketegangan AS dan Rusia hingga kini belum mereda. Rusia sudah mengancam akan menembak jatuh setiap jet tempur AS jika nekat menyerang tentara Suriah. Sebaliknya, Pemerintah AS memberi sinyal untuk mempertimbangkan opsi militer atau perang untuk mengakhiri krisis Suriah.

”Kabar baiknya adalah tidak ada yang benar-benar ingin perang,” kata Pavel Felgengauer, seorang analis militer di Moskow. ”Tapi itu akan menjadi pertunjukan yang baik,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
9 menit yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
1 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
2 jam yang lalu
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
3 jam yang lalu
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
4 jam yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved