E-Mail Hillary: Saudi dan Qatar Danai ISIS Secara Rahasia

Selasa, 11 Oktober 2016 - 11:01 WIB
E-Mail Hillary: Saudi...
E-Mail Hillary: Saudi dan Qatar Danai ISIS Secara Rahasia
A A A
WASHINGTON - Situs anti-kerahasiaan WikiLeaks kembali membocorkan dokumen e-mail kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) Hillary Rodham Clinton. Kali ini, bocoran dokumen itu menyebut Arab Saudi dan Qatar memberikan bantuan keuangan dan logisitik untuk kelompok ISIS atau Islamic State secara rahasia.

Dokumen surat elekronik Hillary yang dibocorkan WikiLeaks tersebut merupakan dokumen yang dikirim ke ketua kampanyenya, John Podesta. Dokumen tersebut tertanggal 17 Agustus 2014.

Menurut WikiLeaks, bertentangan dengan jaminan Saudi dan Qatar yang tidak mendukung ISIS, Hillary Clinton tampaknya percaya bahwa mereka sebenarnya memberikan dukungan keuangan dan logistik secara rahasia untuk ISIS dan kelompok Sunni radikal lainnya di wilayah Timur Tengah.

Baca:
Rahasia Pembunuhan Osama bin Laden Terungkap di E-Mail Hillary


Dokumen itu dibocorokan WikiLeaks hari Senin kemarin. Situs yang didirikan Julian Assange ini sudah bersumpah membocorkan sejuta dokumen rahasia terkait Pemilu Presiden AS dan tiga negara lain sebelum Pemilu Presiden AS digelar November mendatang.

”Sementara operasi militer/para-militer ini bergerak maju, kita perlu menggunakan aset intelijen diplomatik dan lebih tradisional kami membawa tekanan pada Pemerintah Qatar dan Arab Saudi, yang memberikan dukungan keuangan dan logistik secara rahasia untuk ISIS dan kelompok Sunni radikal radikal lainnya di wilayah ini,” bunyi e-mail Hillary yang ditujukan untuk Podesta.

”Upaya ini akan ditingkatkan dengan komitmen melangkah di KRG (Pemerintah Daerah Kurdi). Qatar dan Saudi akan dimasukkan ke dalam posisi menyeimbangkan kebijakan antara kompetisi mereka secara terus-menerus untuk mendominasi dunia Sunni dan konsekuensi dari tekanan serius AS,” lanjut surat elektronik Hillary, seperti dikutip Russia Today, Selasa (11/10/2016).

Tak hanya ISIS, e-mail Hillary juga menuduh Saudi mendanai organisasi teroris lainnya, seperti Al-Qaeda dan Taliban. Kebijakan Saudi soal penyiksaan dan eksekusi publik juga diulas dalam surat elektronik Hillary.

Hillary Clinton tidak mengkonfirmasi bocoran surat elektroniknya. Pemerintah Saudi dan Qatar juga belum berkomentar atas bocoran dokumen yang menyudutkan kedua negara itu.

WikiLeaks tidak pernah bersedia mengungkap mendapatkan dari siapa dokumen rahasia itu. Namun, kubu Hillary dan Pemerintah AS telah menduh kelompok hacker yang bekerja untuk Rusia sebagai biang kebocoran dokumen Hillary dan Komite Nasional Demokrat (DNC).
(mas)
Berita Terkait
Benarkah ISIS Ciptaan...
Benarkah ISIS Ciptaan Obama dan Hillary Clinton?
Sempat Diisukan Selingkuhan...
Sempat Diisukan Selingkuhan Bill Clinton, Monica Lewinsky Jadi Model di Usia 50 Tahun
Benarkah ISIS Diciptakan...
Benarkah ISIS Diciptakan oleh Obama dan Hillary Clinton?
ISIS Klaim Ledakan di...
ISIS Klaim Ledakan di Pemakaman Non Muslim Jeddah
Arab Saudi Desak Koalisi...
Arab Saudi Desak Koalisi Global Bersatu Lenyapkan ISIS Selamanya
Sengketa Wilayah, Saudi:...
Sengketa Wilayah, Saudi: Keputusan Pengadilan Tak Terkait Keluhan Qatar
Berita Terkini
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
28 menit yang lalu
18 Peluncur Rudal Bawah...
18 Peluncur Rudal Bawah Tanah Iran Kembali Beroperasi, AS dan Israel Gigit Jari
37 menit yang lalu
Drone Hantam Pembangkit...
Drone Hantam Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa, Rusia dan Ukraina Saling Tuduh
57 menit yang lalu
Balas Dendam, IRGC Klaim...
Balas Dendam, IRGC Klaim Hancurkan Pangkalan Udara AS
1 jam yang lalu
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
2 jam yang lalu
BREAKING NEWS: AS Bombardir...
BREAKING NEWS: AS Bombardir Pulau Sirik, Iran Balas Merudal Pangkalan Amerika di Kuwait
3 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved