Presiden Kolombia Dedikasikan Nobel Perdamaian kepada Korban Konflik

Sabtu, 08 Oktober 2016 - 12:43 WIB
Presiden Kolombia Dedikasikan...
Presiden Kolombia Dedikasikan Nobel Perdamaian kepada Korban Konflik
A A A
BOGOTA - Presiden Kolombia Juan Manuel Santos, yang menenangkan Hadiah Nobel Perdamaian 2016, mendedikasikan penghargaan tersebut kepada jutaan korban konflik bersenjata di negara itu untuk dedikasi mereka mencapai perdamaian. Santos meraih Nobel Perdamaian setelah mengalahkan 376 kandidat lainnya termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel dan Paus Francis.

"Hadiah Nobel ini untuk para korban dan semoga tidak ada lagi yang menjadi korban, korban tewas. Kita harus berdamai dan bersatu untuk mengakhiri proses ini dan mulai membangun perdamaian yang stabil dan abadi," katanya dari Istana Presiden di Bogota.

"Saya jauh bersyukur untuk penghargaan ini. Saya menerimanya, bukan atas nama saya, tapi atas nama semua warga Kolombia, terutama untuk jutaan korban yang menderita selama lebih dari 50 tahun. Kolombia, hadiah ini adalah milikmu," katanya lagi seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (8/10/2016).

Didampingi istrinya, Maria Clemencia Rodriguez, Santos juga mengucapkan terima kasih kepada juru runding dari pemerintah dan pemberontak FARC untuk usaha mereka selama empat tahun melakukan perundingan di Havana, Kuba.

Santos meminta semua warga Kolombia untuk bersatu guna mengakhiri perang dan meninggalkan situasi sulit negara itu setelah menghadapi penolakan terhadap perjanjian damai dalam referendum pada pekan lalu.

"Perdamaian sudah sangat dekat. Perdamaian sangat mungkin. Ini adalah waktunya berdamai. Bersama-sama, sebagai bangsa, kita akan berhasil dalam membangunnya. Saya mengundang Anda semua untuk menggabungkan kekuatan kita, pikiran kita, dan hati kita untuk usulan nasional yang besar ini sehingga kita semua memenangkan perdamaian yang paling penting: perdamaian di Kolombia," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
7 Petugas Tewas dalam...
7 Petugas Tewas dalam Serangan Bahan Peledak di Desa Huila Kolombia Barat
Mengaku Dapat Wangsit,...
Mengaku Dapat Wangsit, Keponakan Temukan Rp403 M di Bekas Rumah Escobar
Rusia Usir dan Persona...
Rusia Usir dan Persona Non Grata-kan Dua Diplomat Kolombia
Bentrok di Perbatasan...
Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden
Truk Polisi Diserang...
Truk Polisi Diserang dengan Bahan Peledak, 11 Orang Terluka
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
7 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
9 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
9 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
10 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
11 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
13 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved