AS Kecam Keras Rencana Pemukiman Baru Israel di Tepi Barat

Kamis, 06 Oktober 2016 - 08:35 WIB
AS Kecam Keras Rencana...
AS Kecam Keras Rencana Pemukiman Baru Israel di Tepi Barat
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sangat mengutuk rencana Israel untuk menyetujui rencana pembangunan pemukiman baru di Tepi Barat. Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS mengatakan rencana untuk membangun 300 rumah baru dan zona industri dapat mengurangi prospek untuk solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina.

"Tindakan pemerintah Israel dalam mengumumkan penyelesaian ini melemahkan upaya untuk mencapai perdamaian," kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest seperti dikutip dari BBC, Kamis (6/10/2016).

Sementara juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner mengatakan pemukiman baru adalah cara lain untuk mempertegas pendudukan abadi yang akan memicu seruan internasional untuk mempertanyakan komitmen Israel guna mencapai perdamaian yang tengah dinegosiasikan.

"Itu sangat mengganggu," kata Toner karena Israel mengumumkan rencana itu setelah AS setuju untuk memberikan paket bantuan militer bagi negara Zionis itu USD 38 miliar untuk jangka waktu 10 tahun. Pengumuman itu juga mengikuti kunjungan Presiden Barack Obama ke Yerusalem pekan lalu untuk pemakaman mantan presiden Israel Shimon Peres.

Sebelumnya, Israel bersikeras kurang dari 100 rumah telah disetujui. Kementerian luar negeri Israel mengatakan rumah baru akan dibangun di wilayah pemukiman yang ada.

Baca juga:
Israel Bakal Bangun 98 Pemukiman Baru di Tepi Barat


Sedikitnya 570.000 warga Israel tinggal di lebih dari 100 pemukiman yang dibangun sejak pendudukan Israel tahun 1967 di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Pemukiman dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional, meskipun Israel memperdebatkan hal ini.
(ian)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
3 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
5 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
6 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
8 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
9 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved