Lindungi Kapal Perangnya, Rusia Kerahkan S-300 ke Suriah

Rabu, 05 Oktober 2016 - 00:57 WIB
Lindungi Kapal Perangnya,...
Lindungi Kapal Perangnya, Rusia Kerahkan S-300 ke Suriah
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Selasa mengkonfirmasi bahwa Moskow resmi mengerahkan sistem rudal pertahanan S-300 ke Suriah. Tujuannya, untuk melindungi pangkalan Angkatan Laut beserta kapal-kapal perang Rusia di Suriah.

Konfirmasi itu disampaikan langsung bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov. ”Memang, Republik Arab Suriah menerima sistem rudal anti-pesawat S-300,” katanya.

”Sistem rudal ini dirancang untuk menjamin keamanan pangkalan Angkatan Laut di (kota) Tartus dan kapal (perang Rusia) yang terletak di daerah pesisir (di Suriah),” ujar Konshenkov.

Dia heran mengapa penyebaran sistem rudal pertahanan S-300 Rusia ke Suriah diributkan negara-negara Barat.”S-300 adalah sistem murni defensif dan tidak menimbulkan ancaman,” katanya, seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (5/10/2016).

Menurutnya, sebelum penyebaran S-300, Rusia telah mengirim sistem rudal pertahanan udara Fort ke Suriah.

Konfirmasi dari Konashenkov muncul beberapa saat setelah Fox News melaporkan bahwa Rusia telah mengerahkan S-300 ke Suriah. Media itu mengutip tiga pejabat AS yang mengklaim bahwa Moskow terus untuk meningkatkan operasi militernya di Suriah.

Pada bulan November 2015, Moskow mengerahkan sistem rudal pertahanan terbarunya S-400 ke pangkalan militer Khmeimim di Suriah. Langkah itu diambil setelah pesawat jet pengebom Rusia ditembak jatuh pesawat jet tempur Turki di perbatasan Suriah-Turki.

Pada saat itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa sistem rudal S-400 tidak menargetkan mitra Rusia dan membantu melawan teroris di Suriah. Sistem rudal S-400 merupakan adalah sistem rudal pertahanan anti-pesawat paling canggih di Rusia untuk saat ini.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
47 menit yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
1 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
2 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
3 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
4 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved